MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sebanyak 22 lansia dari Kecamatan Panakukkang mengikuti peluncuran perdana Sekolah Lansia Sipakatau di Aula Kantor Kecamatan Panakukkang, Jumat (25/7/2025).
Program ini diluncurkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar sebagai bagian dari upaya menciptakan lansia yang sehat, mandiri, dan tetap produktif.
Sekolah Lansia Sipakatau merupakan akronim dari Sehat, Inspiratif, Produktif, Aktif, Terampil, dan Unggul.
Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia agar tetap merasa berguna serta terlibat dalam kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan dibuka Kepala DPPKB Makassar Andi Irwan Bangsawan.
Ia hadir bersama Kepala UPT KB Panakukkang, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), serta Sekretaris Camat Panakukkang.
Dalam sambutannya, Irwan Bangsawan menekankan pentingnya peran lansia dalam pembangunan kota. Ia menyatakan bahwa usia tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap belajar dan berkontribusi.
“Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi tempat menghidupkan kembali semangat hidup. Lansia kita bukan beban, mereka adalah sumber inspirasi,” ujar Irwan Bangsawan.
Program ini tidak hanya fokus pada pembelajaran tentang kesehatan dan keterampilan hidup, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang memungkinkan para lansia untuk berbagi pengalaman dan memperkuat hubungan emosional antar peserta.
Salah satu peserta, Nurhayati (68), mengaku senang dapat kembali merasakan suasana belajar.
“Saya merasa muda kembali. Sekarang saya tahu, jadi tua itu bukan berarti harus diam saja di rumah,” ujarnya.
Sekolah Lansia Sipakatau menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang inklusif dan ramah lansia, serta mendukung pembangunan keluarga berkelanjutan di seluruh wilayah kota.(*)
Comment