
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar, Andi Mustaman kembali menghadiri undangan silaturahmi masyarakat di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Kamis (17/11/2016).
Kedatangan mantan legislator DPRD Sulsel ini disambut meriah oleh ratusan masyarakat. Pertemuan kali ini, Andi Mustaman banyak mendengarkan keluhan persoalan program pemerintah yang dinilai tak tuntas. Program pengentasan kemiskinan, penuntasan pendidikan 12 tahun hingga layanan kesehatan hingga saat ini belum dinikmati semua masyarakat.
Salah satu masyarakat Tallo, Murniati menyampaikan, program pengentasan kemiskinan yakni pengembangan ekonomi dengan cara memberikan bantuan langsung sebagai modal hingga pembinaan hingga kini belum terealisasi secara baik. Sehingga masih banyak masyarakat sulit untuk mengambangkan usaha walau sekedar bertahan hidup.
“Kami warga pak masih sulit untuk mengembangkan usaha, modal yang dijanjikan hingga kini belum datang-datang. Bahkan kabar terkait kapan penyalurannya tidak ada,” jelas Murniati.
Murniati mengungkapkan, senang masih ada tokoh masyarakat seperti Andi Mustaman yang berkunjung ditempatnya. “Tidak banyak orang seperti puang (Andi Mustaman) mau berkunjung dan bercerita dengan warga seperti kami ini,” ujarnya.
Ia pun berharap Andi Mustaman bisa memimpin Kota Makassar, sebab sangat dekat dekat masyarakat dan mau mendengarkan langsung aspirasi. “Semoga bapak bisa maju di Pemilihan Wali Kota mendatang, kami siap memberikan dukungan,” tegas Murniati.
Hal senada disampaikan warga Tallo lainnya, Nurwahida yang menganggap Andi Mustaman sangat cocok untuk Kota Makassar. Dimana ingin langsung turun ke lapangan melihat dan mendengarkan permasalahan warga.
“Apalagi puang (Andi Mustaman) sudah memberikan bukti, bukan janji belaka. Salah satunya sering melaksanakan bakti sosial di wilayah Tallo yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Nurwahida.
Selain itu, seperti banyak pertemuan sebelumnya, dosen sosial politik ini banyak berdiskusi mengenai masalah sosial seperti ekonomi, pendidikan, kesehatahan hingga lingkungan di Kota Makassar. Pasalnya, ekonomi, kesehatan dan pendidikan merupakan pekerjaan pemerintah yang tak kunjung selesai. (*)
Comment