MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros melakukan kunjungan ke Polres Maros dalam rangka koordinasi sekaligus sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua KPU Maros, Jumaedi, bersama jajaran komisioner dan disambut Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla beserta jajaran.
Ketua KPU Maros, Jumaedi, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Polres Maros. Ia berharap koordinasi yang terjalin dapat mendukung kelancaran tahapan pemutakhiran data pemilih.
“Kami mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Polres Maros. Sinergi ini penting untuk memastikan proses pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Maros, Karsi, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari koordinasi awal menghadapi agenda KPU tahun 2026, khususnya pelaksanaan PDPB.
Ia merujuk Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2025 Pasal 3 huruf a, yang menyebutkan bahwa PDPB bertujuan memelihara dan memperbarui Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu dan/atau pemilihan terakhir secara berkelanjutan untuk penyusunan DPT pada pemilu atau pemilihan berikutnya, dengan tetap menjamin kerahasiaan data.
Selain itu, dalam Pasal 4 ayat (1) dijelaskan bahwa sasaran PDPB adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan/atau di luar negeri. Pada ayat (2) huruf c disebutkan bahwa yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih adalah mereka yang sedang menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Karsi juga mengutip Pasal 17 ayat (2) yang mengatur tentang data pemilih yang tidak memenuhi syarat, termasuk pemilih yang berstatus sebagai anggota Polri.
Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut. Ia menyatakan kesiapan Polres Maros untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung tugas-tugas KPU.
“Kami menyambut baik kedatangan KPU. Ke depan tentu koordinasi akan semakin intens demi mendukung kelancaran tahapan yang berjalan,” ujarnya.
Koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat akurasi dan validitas data pemilih secara berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan pemilu dan pemilihan mendatang.
Comment