Warga Miskin di Soppeng Berebut Raskin, Pejabat di Pemerintahan Saling Tunjuk

Pentingnya Raskin Bagi Rakyat Miskin di Soppeng
Pentingnya Raskin Bagi Rakyat Miskin di Soppeng

SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Ada pengurangan jumlah penerima bantuan beras rakyat miskin (Raskin) di Kabupaten Soppeng menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Termasuk adanya unsur kesengajaan dari pemerinrah.

Camat Lilirilau, A Dhamrah mengatakan, pengurangan data Rumah Tangga Sasaran (RTS) sebagai penerima bantuan raskin berdasarkan data dari pusat. Pihaknya tak ikut campur dalam hal pendataan. Baca Juga : Temukan Guru Malas di Soppeng, Langsung Laporkan

“Pendataan dilakukan setiap Kelurahan, hal ini ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah sebelumnya,” jelas Dhamrah, Jumat, (25/11/2016). Baca Juga : Pentingnya Raskin Bagi Rakyat Miskin di Soppeng 

Menurutnya, kekacauan soal jumlah penerima raskin di Soppeng tak hanya terjadi di Kelurahan Macanre. Pengurangan jumlah penerima raskin terjadi di delapan desa dan 4 kelurahan di Kecamatan Lilirilau.

Kata dia, kisruh masalah raskin juga terjadi di delapan kecamatan yang ada di Soppeng. Pengurangan tersebut selalu dilaporkan ke kepala bagian ekonomi Pemerintah Soppeng.

“Seluruh kecamatan mengalami pengurangan, kami hanya mengontrol Raskin disetiap kelurahan, bukan mengelolahnya,” jelasnya. Baca juga : WOW.. Harga Kulkas Dinas Tanaman Pangan Soppeng Selangit

Di Kecamatan Lilirilau, kata Dhamrah, jumlah masyarakat miskin lebih besar dibanding jumlah raskin yang diterima. Guna mengantisipasi kekacauan, dirinya selalu melakukan koordinasi dengan Pemda Soppeng bagian ekonomi.

Dihubungi terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Pemda Soppeng, Marwati mengatakan, pengurangan jumlah penerima raskin disebabkan kuato yang diterima dari pusat berkurang. Baca juga : Kaswadi Razak Calon Tunggal Ketua DPD II Golkar Soppeng

“Masalah pengurangan jumlah penerima bisa ditanya langsung ke kelurahan, mereka yang mendata, bukan kami,”paparnya.(Henrik)


Comment