Lutfi Kantongi Rekomendasi 5 Kursi

[caption id="attachment_1071" align="alignleft" width="300"]Lutfi Halide Lutfi Halide[/caption] MAKASSAR, berita-sulsel.com - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng, 9 Desember nanti diprediksi hanya dua figur yang akan bersaing ketat untuk menjadi pemenang yakni, Lutfi Halide (LHD) dan Andi Kaswadi Razak (AKAR). Menjelang pedaftaran, yang akan dibuka KPU 26 Juni nanti, keduanya berebut dukungan partai politik sebagai kendaraannya. Saat ini LHD yang juga besan Gubernur Sulsel, Syharul Yasin Limpo, telah mengantongi 5 kursi masing-masing 4 dari PDIP dan NasDem 1 kursi. Sementara, rivalnya, AKAR yang juga ketua DPD II Golkar Soppeng, hingga saat ini belum mendapatkan dukungan partai. Sesuai dengan persyaratan, calon minimal harus mendapatkan 6 kursi sebelum mendaftar di KPU. Beberapa partai yang belum menetapkan usungannya di Kabupaten Soppeng yakni, Gerindra sebagai pemenang Pileg lalu dengan 8 kursi, Golkar 7 kursi, PPP 3 kursi, Demokrat 2 kursi, PAN 2 kursi, PKS, PKB dan PBB masing-masing 1 kursi. Direktur Lembaga Citra Indonesia (LCI), Idcuq Santoso mengatakan, rekomendasi yang telah didapatkan oleh LHD merupakan langkah awal untuk membentuk koalisi besar. Sebab, trend LHD yang terus meningkat, dinilainya membuat sejumlah partai besar dukungannya mengarah Kepala Dinas Pertanian Sulsel ini. “Kecenderungan usungan partai akan melihat peluang menang calon. Dan hasil survei beberapa lembaga menujukkan trend popularitas, aseptabilitas dan elektabilitas LHD terus mengalami peningkatan,” ujar Idcuq. Hal ini membuat LHD, kata Idcuq berpeluang besar membangun koalisi besar. Dimana, LHD berpeluang besar untuk mendapatkan restu partai Gerindra sebagai pemiliki kursi terbesar di Soppeng. “Selain hasil survei, dukungan Bupati Soppeng, Andi Soetomo yang mengarah ke LHD akan berpengaruh terhadap usungan Gerindra nantinya,” jelasnya. Sebab, Andi Soetomo, yang juga Ketua Dewan Penasehat Gerindra Sulsel memiliki pengaruh besar dalam penentuan usungan partai yang didirikan Prabowo Subianto ini di Pilkada Soppeng. “Andi Soetomo telah berhasil membawa Gerindra Soppeng sebagai pemenang Pemilu,” jelasnya. Selain Gerindra, Idcuq memprediksi LHD akan mendapatkan dukungan PAN, Demokrat PKS dan PBB. Untuk Partai Golkar, Idcuq tidak bisa berandai-andai karena Andi Kaswadi Rasak yang merupakan rival LHD adalah Ketua DPD II Golkar Soppeng. Namun, kata Idcuq peluang LHD untuk mengendarai Partai Golkar terbuka lebar. Ini setelah Golkar Sulsel mengakomodirnya saat sesi wawancara padahal sebelumnya tidak melalui mekanisme pendaftaran. "Jika Partai Golkar mengusung LHD, maka AKAR kemungkinan tidak bisa maju lagi karena tidak memiliki kendaraan," jelasnya. Sebelumnya, LHD optimis membangun koalisi besar. Namun, Kepala Dinas Pertanian Sulsel ini mengaku masih menunggu restu semua partai, termasuk Golkar untuk menjadi kendaraanya. “Saya dekati semua partai, Alhamdulliah NasDem telah memberikan kepercaannya kepada saya," jelasnya. Ia pun berjanji akan menjawab kepercyaan partai pengusungnya dengan memenangkan Pilkada Soppeng. "Saya tidak buat malu partai pengusung saya," tegas Lutfi. (des)

Lutfi Halide
Lutfi Halide

MAKASSAR, berita-sulsel.com – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng, 9 Desember nanti diprediksi hanya dua figur yang akan bersaing ketat untuk menjadi pemenang yakni, Lutfi Halide (LHD) dan Andi Kaswadi Razak (AKAR).

Menjelang pedaftaran, yang akan dibuka KPU 26 Juni nanti, keduanya berebut dukungan partai politik sebagai kendaraannya. Saat ini LHD yang juga besan Gubernur Sulsel, Syharul Yasin Limpo, telah mengantongi 5 kursi masing-masing 4 dari PDIP dan NasDem 1 kursi.

Sementara, rivalnya, AKAR yang juga ketua DPD II Golkar Soppeng, hingga saat ini belum mendapatkan dukungan partai. Sesuai dengan persyaratan, calon minimal harus mendapatkan 6 kursi sebelum mendaftar di KPU.

Beberapa partai yang belum menetapkan usungannya di Kabupaten Soppeng yakni, Gerindra sebagai pemenang Pileg lalu dengan 8 kursi, Golkar 7 kursi, PPP 3 kursi, Demokrat 2 kursi, PAN 2 kursi, PKS, PKB dan PBB masing-masing 1 kursi.

Direktur Lembaga Citra Indonesia (LCI), Idcuq Santoso mengatakan, rekomendasi yang telah didapatkan oleh LHD merupakan langkah awal untuk membentuk koalisi besar. Sebab, trend LHD yang terus meningkat, dinilainya membuat sejumlah partai besar dukungannya mengarah Kepala Dinas Pertanian Sulsel ini.

“Kecenderungan usungan partai akan melihat peluang menang calon. Dan hasil survei beberapa lembaga menujukkan trend popularitas, aseptabilitas dan elektabilitas LHD terus mengalami peningkatan,” ujar Idcuq.

Hal ini membuat LHD, kata Idcuq berpeluang besar membangun koalisi besar. Dimana, LHD berpeluang besar untuk mendapatkan restu partai Gerindra sebagai pemiliki kursi terbesar di Soppeng. “Selain hasil survei, dukungan Bupati Soppeng, Andi Soetomo yang mengarah ke LHD akan berpengaruh terhadap usungan Gerindra nantinya,” jelasnya.

Sebab, Andi Soetomo, yang juga Ketua Dewan Penasehat Gerindra Sulsel memiliki pengaruh besar dalam penentuan usungan partai yang didirikan Prabowo Subianto ini di Pilkada Soppeng. “Andi Soetomo telah berhasil membawa Gerindra Soppeng sebagai pemenang Pemilu,” jelasnya.

Selain Gerindra, Idcuq memprediksi LHD akan mendapatkan dukungan PAN, Demokrat PKS dan PBB. Untuk Partai Golkar, Idcuq tidak bisa berandai-andai karena Andi Kaswadi Rasak yang merupakan rival LHD adalah Ketua DPD II Golkar Soppeng.

Namun, kata Idcuq peluang LHD untuk mengendarai Partai Golkar terbuka lebar. Ini setelah Golkar Sulsel mengakomodirnya saat sesi wawancara padahal sebelumnya tidak melalui mekanisme pendaftaran. “Jika Partai Golkar mengusung LHD, maka AKAR kemungkinan tidak bisa maju lagi karena tidak memiliki kendaraan,” jelasnya.

Sebelumnya, LHD optimis membangun koalisi besar. Namun, Kepala Dinas Pertanian Sulsel ini mengaku masih menunggu restu semua partai, termasuk Golkar untuk menjadi kendaraanya. “Saya dekati semua partai, Alhamdulliah NasDem telah memberikan kepercaannya kepada saya,” jelasnya.

Ia pun berjanji akan menjawab kepercyaan partai pengusungnya dengan memenangkan Pilkada Soppeng. “Saya tidak buat malu partai pengusung saya,” tegas Lutfi. (des)


Comment