
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM –Hingga Maret 2017, pekerjaan Jembatan Cennae, Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng belum selesai. Lagi-lagi pelaksana tugas kegiatan (PTK) menyalahkan cuaca serta masa panen. Sehingga, proyek tahun 2016 tersebut tak selesainya pembuatan.
Lantur, warga sekitar mengatakan, masyarakat mengeluhkan pembuatan jembatan yang tak kunjung selesai tersebut.Padahal, jembatan tersebut merupakan akses jalan untuk mengangkut hasil penen mereka. Tak sedikit warga yang melintas terjatuh karenakan jembatan itu hanya mengunakan papan.
Baca Juga : Hanya Ingin Awasi Pegawai Bekerja, Pemda Soppeng Habiskan Rp1,4 Miliar untuk CCTV
“Hasil panen susah diangkut, kami pernah kecelakaan saat mengakut hasil panen karena hanya menggunakan papan,” katanya, Sabtu (25/3/2017)
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kegiatan Desa Lompulle, Zainuddin membantah jika pekerjan tersebut belum selesai. Menurutnya pembuatan sudah selesai, hanya tinggal timbunan saja. Hal itu terkendala faktor cuaca dan panen warga.
Baca Juga : Pameran Hari Jadi Soppeng Diwarnai Pengrusakan Dinding Stadion A Wana
“Tinggal timbunan, jadi dianggap selesai, nanti sudah panen, baru akan diselesaiakan. Karena menggunakan alat berat, kalau saat ini alat berat susah masuk, karena musim panen. Selian itu, tak ada biaya timbunan di RAB,” jelasnya.
Untuk itu, kata Zainuddin, pihaknya membuat berita acara untuk menggunakan sisa anggaran sebanyak Rp30 juta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Soppeng, Andi Agus Nongki mengatakan, saat ini pihak inspektorat sudah mekalukan pemeriksaan untuk memberi sanksi soal pembuatan jembatan yang telat.
Baca Juga : Baru Setahun Lebih Jadi Bupati, Kaswadi Razak Klaim Sudah Berhasil Bangun Soppeng
Kepala Inspektorat Soppeng, Nur Alam menyebutkan, mengenai penggunaan dana desa, pihaknya telah melakukan monitoring dan evaluasi.
“Jika jadi temuan, tentu tak memakai semua anggaran, karena tidak dicairkan, tentunya ada pengembalian dana sesuai dengan yang dipakai,”Katanya. (Henrik)
Comment