
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng tak mampu mengatasi banyaknya baliho yang dipakui di pohon. Khususnya atribut calon gubernur Sulsel yang akan bertarung 2018 mendatang.
Beberapa waktu lalu DLH telah melakukan penertiban di dalam kota Soppeng. Hanya saja, diluar kota masih banyak baliho terpasang dengan memakui pohon.
Baca Juga : Mahasiswa Akper Putra Pratiwi Soppeng Demo Minta Dirutnya Mundur
Pantauan berita sulsel.com, Rabu (26/4/2017), reberapa baliho calon gubernur nampak pakui pohon terlihat di pohon di Desa Marioritengga, Kelurahan T.Rarae, serta sepanjang jalan menuju Kota Soppeng lewat Lebbae.
Nursam, mantan Ketua Ikatan Mahasiswa yang juga alumni DDI Pattojo mengatakan, atribut tersebut merusak pohon. Seharusnya ada tempat tersendiri untuk pemasangan baliho, bukan di pohon.
Baca Juga : Dinas Pertanian Soppeng Musnahkan Ribuan Tikus Sawah
“Seharusnya disediakan tempat lain untuk pemasangan baliho, jangan dipakui di pohon,” ujarnya saat dihubungi via telepon selulernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Soppeng, Andi Aswan Said saat dikonfirmasi di kantornya tak berada di tempat. Sedang telepon selulernya tak ada jawaban. (Henrik).
Comment