Andi Mustaman ; Ayo Membaca Buku

Andi Mustaman

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Hari Buku Nasional diperingati setiap tanggal 17 Mei setiap tahunnya. Perayaannya memang tidak besar-besaran dan meriah, namun lebih pada memaknai upaya menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia.

Penentuan 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional sendiri merupakan ide Menteri Pendidikan dari Kabinet Gotong Royong, Abdul Malik Fadjar sejak 2002. Di hari tersebut, juga bertepatan dengan peringatan pendirian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Jakarta pada 17 Mei 1980.

Penetapan Hari Buku Nasional diharapkan mampu memacu minat baca masyarakat Indonesia. Menumbuhkan kecintaan terhadap membaca buku menjadi tantangan bagi setiap individu. Kendati demikian, peringatan Hari Buku Nasional mampu memberikan dampak positif dalam menyadarkan masyarakat tentang pentingnya buku.

Tokoh pendidikan Sulawesi Selatan yang juga Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada membina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar, Andi Mustaman menyampaikan membaca adalah kegiatan untuk bisa mengasah kompetensi diri.

Sayangnya, kata Aman sapaan akrabnya minat baca di negeri kita ini masih sangat rendah. Berbagai faktornya karena perpustakaan yang kurang dimaksimalkan serta sedikit banyaknya pengaruh media sosial yang menyita banyak waktu mayoritas masyarakat saat ini

“Buku adalah jendela dunia. Kunci untuk membukanya adalah membaca. Ungkapan ini secara jelas menggambarkan manfaat membaca, yakni membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang,” jelas Aman kepada wartawan di Makassar, Rabu (17/5/2017).

Untuk itu, Aman mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan membaca buku. Baik itu yang dalam bentuk fisik maupun buku yang telah tersedia di internet.

Menurutnya, peran buku masih sangat vital. Buku masih sangat penting sebagai instrumen yang digunakan untuk mengakses kedalaman, menyantap sajian ide yang komprehensif, serta memahami konstruksi gagasan yang utuh.

“Isi atau tulisan dalam buku akan membuat kita menjadi pemikir. Saya berharap kedepan anak-anak membiasakan membaca buku. Tentunya, perpustakaan sekolah baik dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas untuk diaktifkan kembali,” tutup Aman yang juga bakal calon Wali Kota Makassar ini.


Comment