
PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Banyaknya anggota kepolisian Polres Palopo dipajang dipinggir jalan setiap malamnya, nampaknya tak membuat warga Kota Palopo sepenuhnya merasa aman.
Teror busur yang sempat hilang beberapa bulan terakhir ini, akhirnya kembali menjadi momok menakutkan bagi warga Kota Palopo saat ini.
Selain peristiwa pembusuran sebelumnya, pada Sabtu malam (15/7/17), salah satu warga Luwu yang berinisial AJ (18) lagi-lagi menjadi korban pembusuran di Kota Palopo oleh orang tidak dikenal (OTK).
Korban AJ yang sementara nongkrong di depan Wisma Surya pada pukul 11. 45 Wita Sabtu malam (15/7/17), tiba-tiba dibusur oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, yang membuat korban teluka pada bagian belakang tubuhnya dengan satu anak panah menancap.
“Ini mi yang saya takutkan, duduk-duduk ki, atau sementara naik motor ki, tiba- tiba ada orang busur ki, takut ka saya, takut keluar malam, saya sudah bilang ke anakku untuk jangan keluar malam juga, sama mi Makassar, tidak aman mi orang keluar malam, “ujar Jamaluddin warga kelurahan Benteng, Wara Timur; Palopo, Minggu pagi (16/7/17).
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Palopo, Raski Azis mengatakan pihaknya sangat prihati atas maraknya kejadian pembusuran di Palopo, dan meminta pihak kepolisian untuk segera mengintensifkan razia.
“Saya kira semua pihak perlu untuk menangani masalah ini, di sekolah sebaiknya diintenaifkan pembinaan mental melalui kegiatan rohani. Bagi aparat, intensifkan razia gabungan, sementara bagi pihak pemerintah buka ruang seluas-luasnya untuk anak muda berkreasi agar mereka sibuk dengan kegiatan positif, “ujarnya.(zadly)
Comment