Hujan Hingga Lapangan Berlumpur Jadi Saksi Kemenangan Tim Sepakbola Palakka Bone

Hujan Hingga Lapangan Berlumpur Jadi Saksi Kemenangan Tim Sepakbola Palakka Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Turnamen sepak bola Bone Beramal Cup 2026 akhirnya mencapai babak puncak yang dramatis. Melalui pertandingan yang sengit, tim sepak bola Palakka berhasil menumbangkan tim Lamuru lewat drama adu penalti dengan skor 4-3. Laga final ini berlangsung di bawah guyuran hujan di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Kabupaten Bone, Minggu (17/5/2026) sore.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyaksikan langsung laga tensi tinggi ini bersama rombongan Forkopimda. Meskipun ribuan penonton terus meneriakkan yel-yel untuk mendukung tim Lamuru—yang terkenal dengan julukan Laskar Paddengngeng—namun tim Palakka tampil lebih tangguh hingga babak akhir.

Pertandingan Alot dan Lapangan Berlumpur

Sejak peluit pertama berbunyi, kedua tim langsung memperagakan permainan saling menyerang. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1. Selanjutnya, intensitas pertandingan tetap tinggi pada babak kedua hingga babak tambahan waktu $2 \times 10$ menit. Namun, kedua tim gagal menambah gol sehingga wasit harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Genangan air dan lumpur hitam di tengah lapangan sempat menyulitkan para pemain untuk mengalirkan bola. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat juang kedua tim demi meraih gelar juara.

Respons Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

Kondisi lapangan yang memprihatinkan ini langsung memantik perhatian Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Beliau mengutus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulsel, Suherman, untuk membawa pesan penting terkait infrastruktur stadion.

“Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi akan merenovasi dan memperbaiki lapangan sepak bola ini menjelang pelaksanaan Porprov Bone dan Wajo,” ujar Suherman saat membacakan pesan Gubernur.

Selain itu, Suherman menambahkan bahwa Gubernur mengucapkan selamat kepada tim Palakka yang keluar sebagai juara. Pemerintah berharap turnamen seperti ini terus bergulir secara konsisten agar mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola unggul baru dari Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan.

Pesta Kemenangan di Tengah Hujan

Segera setelah penendang terakhir memastikan kemenangan, para pemain Palakka langsung merayakan selebrasi juara di tengah guyuran hujan lebat. Keberhasilan ini membuat tim Palakka berhak membawa pulang Piala Bergilir Bupati Bone serta hadiah uang tunai sebesar Rp40 juta. (eka)


Comment