
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – DPRD Makassar akan mengusulkan kenaikan anggaran tunjangan operasional untuk satuan tugas kebersihan pada pembahasan APBD Pokok 2018 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Fraksi PDIP Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang menambahkan kalau kenaikan tunjangan operasional petugas kebersihan sulit dilakukan, sebab gaji honorer kemungkinan tidak akan berubah. Sehingga akan ada bias bila tunjangan operasional satgas kebersihan naik sementara honorer tidak.
“Kalau gaji honorer naik, tidak masalah gaji satgas kebersihan juga dinaikkan,” katanya di DPRD Makassar, Senin (14/8/2017).
Meski begitu ia juga menegaskan akan tetap berupaya memperjuangkan nasib tenaga honorer dan satgas kebersihan untuk dinaikkan pada tahun anggaran 2018 mendatang.
“Kita ingin gaji tenaga honorer naik dari Rp550 menjadi Rp1 juta per bulan. Namun tetap mengacu pada rasionalitas anggaran pemerintah kota Makassar,” jelas Mesakh.
Sementara Ketua Fraksi PAN DPRD Makassar, Hamzah Hamid belum lama ini. Ia mengatakan akan mengupayakan memperjuangkan kenaikan tunjangan operasional bagi satgas kebersihan di Badan Anggaran (Banggar).
“Kita perlu apresiasi kerja petugas kebersihan kita. Kota makassar bisa mendapatkan piala adipura berkat peran dan kerja keras mereka,” ungkapnya.
Anggota Komisi D DPRD Makassar ini juga mengatakan bahwa selama ini tunjangan operasional yang didapatkan petugas kebersihan hanya sebesar Rp 40 ribu/bulan.
“Kita akan usulkan untuk dinaikkan menjadi Rp 70 ribu/bulan, kemakmuran mereka juga penting sebab tatanan Kota Makassar tidak akan indah jika tidak ada peran petugas kita,” katanya.
Comment