
BERITA-SULSEL.COM – Makassar Tidak Rantasa’ atau dikenal dengan sebutan MTR merupakan salah satu program pemerintah Makassar diusung Wali Kota, Muhammad Ramdhan Pomanto beserta wakilnya Syamsu Rizal.
Program ini mengajarkan akan pentingnya menjaga kebersihan disekitar lingkungan, akan tetapi masih banyak tempat di Makassar belum merealisasikan program MTR. Contohnya di wilayah Kelurahan Pampang 2 Kecamatan Panakukang, masih banyak sampah berserakan disekitaran rumah penduduk.
Masyarakat banyak membuang sampah di sembarangan tempat, hal ini disebabkan minimnya tempat sampah yang disediakan pemerintah, hal ini diperparah dengan sulit dijangkau mobil pengangkut sampah. Jalan yang sempit, hanya bisa di lalui oleh pengendara bermotor.
Imran salah seorang warga Pampang mengatakan, di daerahnya banyak sampah bertumpuk, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran penduduk. Mobil pengangkut sampah pemerintah tidak bisa menjangkau daerah tersebut.
“Biasa ji juga motor pengangkut sampah yang ambilki sampah yang berserakan, tetapi dibayar pi” kata Imran Minggu (18/10/2015).
Baca Juga : Makassar Krisis Air Bersih
Hal ini menyebabkan bertumpuknya sampah, buruknya lagi banyak yang membuang sampah disekitar empang, hal tersebut menjadikan air menjadi kotor dan berbau, banyak ikan yang mati akibat air tercemar tersebut. “Seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan daerah yang sulit di jangkau mobil kebersihan agar tercipta lingkungan bersih dengan cara memberikan fasilitas pembuangan sampah dan armada pengangkut yang bisa di operasikan di jalan yang sempit dan padat penduduk, katanya. (muh akbar)
Comment