MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Calon Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang tiba-tiba mengumpulkan puluhan wartawan politik di Makassar disalah satu cafe di Jalan Yusuf Daeng Awing, Minggu 25 Februari 2018.
Dihadapan wartawan, Agus sedikit mempresentasikan kesuksesannya memimpin Sulsel selama 10 tahun walau sebagai wakil gubernur.
“10 tahun bersama SYL, banyak perubahan yang telah dilakukan, khususnya pengentasan kemiskinan dengan terus mendorong perekenomian masyarakat, baik di kota maupun desa,” paparnya.
Kata Agus, dirinya bersama dengan Tanribali Lamo pemain paling terakhir tampil sebagai pasangan calon.
“Tak heran, jika banyak masyarakat yang bertanya, kenapa publikasi Agus-TBL sangat kurang dibanding kandidat lain,” ujarnya.
Mengatur Pilkada saat ini, jelas Agus, sangat berbeda dengan sebelumnya. Selain waktu yang begitu panjang, zonanya juga tidak terbagi. Hal ini bersamaan dengan 12 Pilkada daerah.
“Pilkada sebelumnya, hanya dua minggu, zonanya juga dibagi. Saat ini tidak, jika melakukan kampanye, kita bisa bertemu dengan kandidat lain di lapangan,” paparnya.
“Melalui pertemuan ini, saya hanya ingin menyampaikan visi dan misi untuk Sulsel kedepan dengan melanjutkan pembangunan yang sudah ada,” tambahnya.
Dalam teori pembangunan orde baru, jelas Agus, pemerataan pembangunan, ekonomi dan keamanan.
“Saat ini kemiskinan terlihat tinggi di desa dibanding di kota. Namun, indeks soal kemiskinan berbeda antara desa dengan di kota. Untuk itu, kami telah menyiapkan solusinya. Termasuk melakukan pengembangan kawasan, khususnya infrastruktur jalan,” paparnya.
“Program saya tidak muluk-muluk. Semua yang baik dan tidak bertentangan dengan hukum akan dilanjutkan. Pengembangan kawasan harus terus dilakukan dengan membuka akses jalan. Sehingga, komoditi dari daerah bisa dikelola dengan baik. Perekonomian masyarakat akan semakin baik,” paparnya. (*)
Comment