BERITA-SULSEL.COM – Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) kembali menggelar Learning Exhibition sebagai pengganti midtest semester genap bagi para siswi, Sabtu (17/3/2019) lalu.
Dalam kegiatan ini, siswi diwajibkan membuat maket (karya) yang kemudian dipresentasikan di depan orang tua masing-masing serta penguji.
Learning Exhibition kali ini lebih menarik karena beberapa siswi membuat maket hasil fieldtrip atau kunjungan belajar mereka di Pulau Jawa seperti Gunung Merapi, Miniatur TMII, Mesjid Kubah Emas dan Diorama Ekosistem Mangrove dan Pesisir Pantai.
Kesemuanya itu diintegrasikan dengan pelajaran mereka serta Al Qur’an dan Hadits.
Antusias dan kekaguman orang tua terhadap karya dan presentasi anaknya terlihat jelas. Tak terkecuali Pengawas tingkat SMP Diknas, Muhammad Dahlan, M.Pd. yang turut melihat dan menguji para siswi.
“Siswi SPIDI sangat menginspirasi dalam menyampaikan ide dan gagasan baik dalam bentuk pajangan (karya) maupun presentasi. Kemampuan mereka ditunjukkan dalam mempresentasikan dan menjawab pertanyaan yang diajukan. Ini menunjukkan pada kita bahwa kemampuan anak harus dilihat dari berbagai sisi. Luar biasa,” tulis Muhammad Dahlan di akun media sosial facebooknya.
“Selain sebagai pengganti midtest, Learning Exhibition ini juga menjadi wadah dalam mengembangkan dan menggali kecerdasan, skill dan kreatifitas siswi SPIDI baik dalam bentuk karya, presentasi, komunikasi, kepercayaan diri dan potensi-potensi yang lain. Orang tua juga secara langsung dapat mengevaluasi sehingga mereka dapat mengetahui tingkat pemahaman ananda dan proses pembelajaran di SPIDI,” ungkap Kepala Sekolah SPIDI Muaminah Musthafa, S.Pd.I.
Kata dia, sekolah terbaik adalah sekolah yang mampu menggali dan mengembangkan potensi siswanya serta mampu menanamkan karakter positif dalam diri mereka. Semoga anak-anak kita di SPIDI terus menciptakan karya-karya yang positif dan menjadi generasi yang Smart dan Shalehah.
Comment