GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Bendungan Jenelata yang terletak di Kecamatan Manuju. Bendungan yang letaknya tidak jauh dari Bendungan Bili-bili rencananya akan mulai dibangun tahun 2019 mendatang.
Harapan ini disampaikan Adnan saat kunjungan kerja didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni di Kecamatan Manuju yang dihadiri ribuan warga bersama rombongan pimpinan SKPD se-Kabupaten Gowa.
Dihadapan para warga, Bupati Gowa berjanji tidak akan memberikan ganti rugi untuk pembebasan lahan pembangunan bendungan Jenelata itu yang menelan anggaran APBN sekitar Rp1,6 triliun.
“Bukan ganti rugi yang akan kami upayakan, tapi kami upayakan itu ganti untung,” demikian Adnan Purichta Ichsan disambut riuh oleh warga.
Iapun menjelaskan, berdasarkan aturan yang ada, beberapa klasifikasi tanah itu sudah ditetapkan harganya sesuai dengan hasil peninjauan tim apresial yang dipilih secara independen.
“Insya Allah pemerintah pusat akan menyetujui bendungan ini jika masyarakat ingin, dan harus sesuai harga yang sudah diatur, tidak boleh minta harga tinggi karena itu sudah diatur,” papar Adnan.
Iapun sangat berharap agar pembebasan lahan untuk pembangunan bendungan Jenelata menjadi percontohan nasional atau percontohan di Indonesia dengan tidak adanya yang tersentuh atau pun berpsoses hukum.
“Kalau masyarakat setuju dijalankan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, pasti kita akan jadi percontohan di Indonesia, Insya allah berjalan lancar,” ucap Adnan. (an).
Comment