BONE, BERITA-SULSEL.COM — Sudah jatuh tertingga tangga pula, belum lagi hilang trauma akibat gempa dan tsunami yang melanda desanya, Sri Wahyuni (29), bersama mertua, ipar, suami dan anak-anaknya kini harus berjuang untuk hidup di RS Hapsah setelah mengalami kecelakaan di Desa Welado Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone, Kamis (4/10/18) siang.
Sri yang diketahui tengah hamil 7 bulan, rencananya akan pulang ke Bone usai dijemput iparnya, Sabir (34), menggunakan mobil Avanza. Malangnya, baru memasuki Kabupaten Bone, mobil yang dikendarai Sri, oleng dan menabrak pohon.
Dari keterangan keluarga korban, Kiki, diketahui bahwa Sri bersama suami, anak, ipar dan mertuanya memang tinggal di Kota Palu tepatnya di Desa Sidera Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Ceritanya ini Sabir mau jemput bapak sama saudara-saudaranya di Palu karena disana hancur rumahnya kena gempa, dan rencananya mau dibawa langsung ke Pattiro, Sibulue” tutur Kiki.
Kini, Sabir pun harus ikut merasakan sakit bersama keluarga akibat kecelakaan mobil yang ditumpanginya. Walaupun kondisi Sabir mulai membaik, sayangnya belum bisa menikmati sukacita, berkumpul setelah berhasil mengungsikan ayah, saudara dan keponakannya dari lokasi bencana gempa di kota Palu. (eka)
Comment