Setelah Dipolisikan, Caleg Perempuan di Palopo Ini Mengaku Sebagai Korban

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM - Hasyuni Tahir Gani Caleg Partai Golkar memberikan klarifikasi terkait dirinya yang dilaporkan ke polisi terkait pencemaran nama baik. Kepada Wartawan, Rabu (17/10/2018) malam, Hasyuni mengatakan, dirinya merupakan korban pencemaran nama baik, bukan mantan Ketua HIPMI Kota Palopo, Herawan Hasan. Kata Hasyuni, Herawan terlebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor dengan unsur penghinaan. "Justru saya yang menjadi korban. Herawan lebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor. Bisa dibuktikan dengan laporan suami saya di Polres. Jadi suami saya duluan yang melapor setelah itu baru dia," katanya. Terkait postingan status di Facebook, Hasyuni kembali menjelaskan, tidam bermaksud menyinggung siapapun. Namun, Herawan tersinggung dan menghina beberapa keluarga yang tidak semestinya terlibat dalam masalah ini. "Saya tidak pernah menyebut nama siapa pun di Facebook. Kenapa dia yang tersinggung?. Sementara dia berkata tidak punya masalah dengan saya, anehkan. Dia justru menghina mertua saya. Jika sudah mertua dan suami dihina pasti saga tidak akan diam," imbuhnya. Kata Hasyuni, Herawan punya tunggakan ratusan juta rupiah harga material kepada Mail dan ibu mertuanya yang belum dibayar. (*)

PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Hasyuni Tahir Gani Caleg Partai Golkar memberikan klarifikasi terkait dirinya yang dilaporkan ke polisi terkait pencemaran nama baik.

Kepada Wartawan, Rabu (17/10/2018) malam, Hasyuni mengatakan, dirinya merupakan korban pencemaran nama baik, bukan mantan Ketua HIPMI Kota Palopo, Herawan Hasan.

Kata Hasyuni, Herawan terlebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor dengan unsur penghinaan. “Justru saya yang menjadi korban. Herawan lebih dahulu mengeluarkan kata-kata kotor. Bisa dibuktikan dengan laporan suami saya di Polres. Jadi suami saya duluan yang melapor setelah itu baru dia,” katanya.

Terkait postingan status di Facebook, Hasyuni kembali menjelaskan, tidam bermaksud menyinggung siapapun. Namun, Herawan tersinggung dan menghina beberapa keluarga yang tidak semestinya terlibat dalam masalah ini.

“Saya tidak pernah menyebut nama siapa pun di Facebook. Kenapa dia yang tersinggung?. Sementara dia berkata tidak punya masalah dengan saya, anehkan. Dia justru menghina mertua saya. Jika sudah mertua dan suami dihina pasti saga tidak akan diam,” imbuhnya.

Kata Hasyuni, Herawan punya tunggakan ratusan juta rupiah harga material kepada Mail dan ibu mertuanya yang belum dibayar. (*)


Comment