Walhi Akan Laporkan Gubernur Sulsel ke KPK Terkait Penyerobot Lahan Negara

Walhi Akan Laporkan Gubernur Sulsel ke KPK Terkait Penyerobot Lahan Negara . foto : ist
Walhi Akan Laporkan Gubernur Sulsel ke KPK Terkait Penyerobot Lahan Negara . foto : ist

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Walhi dijadwalkan akan melaporkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyerebotan lahan negara.

Lahan tersebut yakni lahan Celebes Convention Center (CCC) untuk pembangunan hotel Grand Rindra. Nama hotel tersebut diambil dari almarhum anak Syahrul Yasin Limpo.

Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan, reklamasi Pantai Losari menghasilkan lahan untuk Pemprov dan dijadikan gedung pertemuan CCC. Sejalan dengan waktu, lahan tersebut telah diserobot dan dibanguni sebuah hotel berbintang milik Syahrul Yasin Limpo.

“Semua masyarakat Makassar tahu itu lahan pemerintah yang kemudian dibanguni hotel. Bahkan gedung pertemuan milik pemprov mulai tergeser. Ini sangat jelas penyerobotan,” jelas Al Amin sebagaimana dilansir kompas.com, Kamis (14/4/2016).

Adapun kontrak Pemprov Sulsel dengan pihak ketiga, yakni asosiasi perhotelan (PHRI), jelas Al Amin, tidak dilakukan secara transparan dan akuntabel. Kontrak itu diduga merugikan Pemprov Sulsel dan menguntungkan pengusaha.

“Waktu kontrak 20 tahun dengan PHRI. Setelah itu hotel beserta lahan akan dimiliki pihak ketiga. Padahal reklamasi menggunakan biaya pemerintah. Nmun diserobot dengan alasan kontrak kerjasama dan ke depannya akan dimiliki pengusaha yang notabenenya andil SYL,” terangnya.

Sementara itu, Syahrul Yasin Limpo belum bisa dikonfirmasi, telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan tak dibalas. (*)


Comment