BONE, BERITA-SULSEL.COM — Sejak awal tahun, Polres Bone seolah bermain petak umpet dengan para penambang ilegal yang ada di Kabupaten Bone. Sesuai janji, Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, sudah memerintahkan satuannya untuk menertibkan tambang galian C ilegal. Bahkan, 4 orang pemilik tambang dari Kecamatan Sibulue dan Cenrana, sudah diamankan pihak Polres Bone beberapa waktu lalu.
Sayangnya, kebutuhan mendesak masyarakat membuat para penambang nekat beroperasi dengan mencuri waktu agar tak tertangkap petugas kepolisian.
Salah satu lokasi tambang yang masih beroperasi secara senyap adalah tambang Desa Watu Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. Dari informasi warga sekitar tambang, beberapa truk pasir diam-diam mengangkut pasir sejak pagi, Kamis (20/2/19).
Sopir truk pengangkut tambang, Nasir, yang sempat dicegat oleh awak media, mengatakan kalau pasir itu untuk pembangunan rumah kompleks perumahan.
“Mau dibawa ke BTN, tentara yang kasih ijin” singkatnya.
Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrun, yang mendengar adanya operasi senyap penambang pasir di Desa Watu Kecamatan Cenrana, hanya menanggapi cuek.
“Saya sibuk, banyak kerjaan di kantor, Tipidter juga sibuk periksa itu dokter gadungan, nantilah saya suruh buser turun” ujarnya terburu-buru.
Namun, hingga aktivitas tambang berhenti sore hari, tak ada seorang pun petugas kepolisian yang mendatangi lokasi tambang ilegal tersebut. (eka)
Comment