
PANGKEP, BERITA-SULSEL.COM – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) kembali menggelar pelatihan assesor kompetensi angkatan ke VI selama lima hari, 28 Maret hingga 1 April di Hotel Raising, Makassar.
Kegiatan ini akan dikuti 22 orang peserta dari staf pengajar dan tenaga pendidikan di lingkungan Politani Pangkep. Pelatihan tersebut dibuka Direktur Politani Pangkep Ir Andi Asdar Jaya MSi pada Senin (28/3/2016) malam.
“Peserta wajib mengikuti pelatihan selama lima hari dan ditutup dengan ujian. Tujuan kegiatan ini untuk menghasilkan calon asesor kompetensi. Mereka nantinya bakal menguji kompetensi tenaga di bidang pertanian, perikanan, kelautan,” kata Andi Asdar dalam rilis yang diterima BERITA-SULSEL.COM. Selasa (29/3/2016).
Lanjut, Menurut, A.Asdar juga Dosen Perikanan di Kampus Politani Pangkep mengatakan, Selain itu, mereka juga akan bertugas memastikan tercapainya kompetensi pada program pembelajaran di Lembaga pendidikan. “Ini juga bagian dari peningkatan kapasitas dosen,” jelasnya.
Sementara, Ketua LSP Politani Pangkep Andi Muh Yuslim Patawari SSTp Pi MSi menambahkan pemateri pelatihan adalah master pengembangan pengajar dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Jakarta.
“Jadi pengajar di pelatihan ini langsung dari BNSP Pusat. Pelatihan ini sudah masuk angkatan keenam dan sejauh ini Politani Pangkep sebagai perguruan tinggi paling banyak memiliki asesor,” kata Yuslim.
Sebelumnya di angkatan kelima, Politani sudah memiliki 100 orang asesor. Tiap angkatan sebelumnya, LSP Politani Pangkep selalu mencetak sebanyak 20 orang.
“Jadi dengan tambahan 22 orang, nantinya kita bakal memiliki 122 orang Asesor. Tentu saja kita bakal jadi yang terbanyak. Tapi bukan itu makna utamanya. Ini menandakan bahwa dosen-dosen di Politani Pangkep elah kompeten,” jelasnya.
Di Indonesia, baru delapan yang sudah terlisensi LSP di seluruh politeknik. Politani Pangkep menjadi terbaik keenam dari seluruh Politani yang banyaknya 60-an.
“Saat ini menjadi rujukan baik politeknik maupun universitas dalam pengembangan sertifikasi kompetensi,” tambah Ketua Panitia Pelatihan Muh Daud SSTp MSi.(Yus)
Baca Juga
LSP Politani Pangkep Deklarasi Indonesia Kompoten
Comment