Suardi Saleh Lepas Rombongan Festival Anak Saleh Barru ke Jeneponton

Plt Bupati Barru, Suardi Saleh bersama pengurus DPD BKPRMI Barru dan 25 peserta Kafilah Festival Anak Saleh Indonesia (FASI).
Plt Bupati Barru, Suardi Saleh bersama pengurus DPD BKPRMI Barru dan 25 peserta Kafilah Festival Anak Saleh Indonesia (FASI).

BARRU, BERITA-SULSEL.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Barru Suardi Saleh melepas Kafilah Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) di Baruga Singkeru Adae (Rujab Bupati) Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sabtu, (15/10/2016).

Dalam sambutannya, Suardi Saleh mengungkap, seluruh peserta abisa mendapatkan prestasi tertinggi dari ajang ini. Tetapi kata Suardi, peserta harus mengingat ajang ini jangan dijadikan beban tersendiri.

“Kalau jadi beban terkadang kita mau menampilkan yang terbaik namun yang terjadi sebaliknya,” ungkap Suardi.

Orang Nomor satu di kabupaten Barru tersebut juga mengucapkan, banyak terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Barru atas pembinaannya kepada anak-anak sejak dini.

“Terima Kasih banyak kepada DPD BKPRMI Kabupaten Barru atas pembinaannya kepada anak-anak sejak dini,” ucapnya.

Diakhir sambutannya Suardi menyampaikan bahwa kedepan tantangan zaman semakin kompleks, generasi muda harus kita dibentengi dengan pemahaman agama sejak dini agar tidak mudah terpengaruh dan ikut arus.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Barru, Mustanan juga berharap kedepan kabupaten Barru bisa mengikuti semua tingkatan lomba karena kabupaten Barru dikenal dengan kota santri.

Baca Juga

Irasional, Biaya Rehap Tanggul TPI Barru 130 Meter Rp598 Juta

DPRD Kabupaten Tabalong Belajar Bagaimana Mengawasi Perusda di Barru

Kapolda Sulsel Kunker ke Kabupaten Barru

Pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) X Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut diselenggarakan di Kabupaten Jeneponto, tanggal 16 sampai 19 Oktober 2016. Khusus untuk Kabupaten Barru peserta yang mengikuti lomba diajang tersebut sebanyak 25 orang dan hanya satu tingkatan yang tidak diikuti yaitu Tingkat Kanan-kanak Al Qur’an (TKA).

Penulis :Sumardi Yusuf
Editor : Muh Yusuf Yahya


Comment