Bentrok Papua, Pelindo IV Merugi

Farid Padang

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pelindo IV memiliki pelabuhan di Papua menjamin operasional di daerah tersebut berjalan kondusif pasca bentrok. Walau kantor bea cukai terbakar saat itu dan mengakibatkan satu unit alat pengangkut kontainernya ludes.

Dirut Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, pihaknya menjamin saat ini untuk para pekerja atau pegawai Pelindo IV dalam kondisi aman. Namun masih status waspada dengan kondisi terkini.

Ia juga mengungkapkan kebakaran kantor bea cukai yang berada satu lokasi, sempat menghebohkan karena bentrok juga menghancurkan kaca kantor bagian bawah Pelindo.

“Alhamdulillah tidak ada korban, namun tetap berjaga jaga. Dan untuk Pelindo sendiri beroperasi seperti biasa,” jelasnya.

Pelayanan peti kemas paketan yang masih tertunda hingga kondisi betul-betul aman mengingat berlabuhnya kapal tersebut bersamaan dengan bentrokan terjadi.

Untuk itu, kata Farid, hingga saat ini kerugian Pelindo ditaksir milyaran rupiah. Sebab, 1 unit alat pengangkut kontainer yang berada di bagian depan lokasi berdekatan kantor bea cukai saat bentrok terbakar.

Sementara itu, untuk saat ini sebanyak 20 orang pegawai asli daerah Papua ikut andil menjadi pelindung bagi pegawai lainnya,” imbuhnya.

“Paling penting adalah keselamatan, untuk memastikan itu semua pihak Pelindo sementara menunggu kedatangan Marinir dari Jakarta agar semua dipastikan aman,” tutupnya.


Comment