
BERITA-SULSEL.COM – Jumlah partai politik dalam barisan pasangan calon bupati dan wakilnya di pemilihan kepala daerah (Pilkada) bukan jaminan untuk menjadi pemenang. Sebab, pesta demokrasi lima tahunan ini menjadi ajang pemilihan figur, kualifikasi dan kualitas.
Hal ini disampaikan bakal calon bupati Kabupaten Soppeng, Lutfi Halide (LHD), Senin (10/8/2015). Calon bupati yang diusung Partai Nasdem, PBB dan PPP ini menyebutkan, masyarakat saat ini sangat cerdas dalam menentukan pilihan. “Masyarakat saat ini tak bisa lagi diinterfensi atau dibayar untuk memilih figur tertentu,”paparnya.
Menurutnya, meski ada pasangan yang memborong Parpol, hal tersebt bukan jaminan untuk bisa mendapatkan dukungan dan amanah masyarakat Soppeng lima tahun kedepan.
“Biarkan rakyat memilih figur mana yang tepat untuk membawa perubahan kearah yang lebih baik di Soppeng,” ujarnya.
Kadis Pertanian tersebut yakin masyarakat sebagai pemilih mampu membedakan figur yang mampu memberikan perubahan dan memimpin Soppeng.
Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Soppeng, Aris Muhammadia mengajak semua kader dan simpastisan Partai Demokrat di Soppeng untuk mendukung dan memenangkan pasangan Lutfi Halide – Andi Zulkarnain Soetomo (LHD-Azas) di Pilkada.
“Sebagai kader, kami harus mendukung dan memenangkan LHD-Azas. Secara pribadi, saya sejalan dengan visi-misi LHD – AZAS, hal ini juga sama dengan tujuan dari Partai Demokrat,” jelas
Hal yang sama disampaikan Pengurus PPP Kabupaten Soppeng, Ardiansyah. Kata dia, pihaknya siap memaksimalkan struktur partai untuk memenangkan LHD-Azas. Partai berlambang Ka’bah ini memiliki tiga kursi di Dewan Perwakiln Rakyat Daerah (DPRD) Soppeng.
“Kehadiran strutur desk Pilkada PPP Soppeng adalah untuk memenangkan LHD-Azas. Jaringan ini telah terbentuk di 70 desa dan kelurahan di Soppeng,” paparnya. (ft)
Comment