Haris Abdurrahman Resmi Gantikan Haslinda di DPRD Sulsel

Haris Abdurrahman Resmi Gantikan Haslinda di DPRD Sulsel

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi melantik Haris Abdurrahman sebagai anggota baru melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengisi kursi parlemen untuk menggantikan almarhumah Hj. Haslinda yang meninggal dunia pada Desember 2025 lalu.

Prosesi pengambilan sumpah berlangsung khidmat dalam rapat paripurna di ruang rapat Kantor Dinas Bina Marga Sulsel, Selasa (21/4/2026). Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, memimpin langsung pelantikan tersebut dengan disaksikan oleh Sekda Sulsel, Jufri Rahman, serta pimpinan dewan lainnya.

“Kami berharap Pak Haris dapat mengemban amanah dengan baik sebagai anggota DPRD Sulsel untuk sisa periode ini,” ujar Andi Rachmatika Dewi di sela-sela prosesi pelantikan.

Rekam Jejak Pendidik dan Aktivis Dakwah

Haris Abdurrahman datang ke parlemen dengan membawa latar belakang yang sangat kental di bidang pendidikan dan gerakan keumatan. Pria kelahiran Makassar tahun 1965 ini merupakan sosok yang aktif membina generasi muda melalui berbagai organisasi dakwah.

Sebelum terjun ke politik praktis, ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum BKPRMI Sulsel dan Ketua Harian Yayasan Wahdah Islamiyah. Selain itu, Haris juga memimpin Yayasan Markaz Al-Qur’an yang fokus pada pengembangan pendidikan religi di Sulawesi Selatan. Pengalaman panjang ini menjadi modal kuat bagi Haris untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang sosial dan pendidikan.

Penempatan di Komisi E dan Badan Anggaran

Setelah resmi dilantik, Haris akan langsung bekerja mengisi posisi strategis di DPRD Sulsel. Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Mallarangang Tutu, menjelaskan bahwa Haris akan menempati Komisi E dan menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar).

“Penempatan ini sesuai dengan posisi yang ditinggalkan almarhumah Hj. Haslinda. Langkah ini kami ambil agar tidak mengganggu komposisi anggota fraksi lainnya yang sudah berjalan,” jelas Mallarangang Tutu.

Haris sendiri menyatakan kesiapannya untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja di parlemen. Ia berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan partai dan mengabdi sepenuhnya bagi konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel atau wilayah Makassar B.

Sebagai informasi, penetapan Haris merujuk pada hasil Pileg 2024. Saat itu, ia menempati posisi kedua perolehan suara terbanyak di internal PKS untuk Dapil tersebut, sehingga secara otomatis berhak menggantikan posisi anggota yang berhalangan tetap.


Comment