
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 nanti sejumlah nama telah mencuat di tengah-tengah masyarakat.
Tak terkecuali nama Basmin Mattayang yang mulai diperbincangkan oleh masyarakat sebagai figur yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Luwu 2018 nanti.
Bagaimana tanggapan Basmin terkait namanya yang telah disebut-sebut. Dalam perjalanan, menuju Kabupaten Luwu untuk menghadiri undangan pernikahan keluarganya, Senin, (21/3/2016) Basmin buka-bukaan terkiat kesiapan dirinya menghadapi Pilkada Luwu, dalam rilis yang diterima BERITA-SULSEL.COM
‘Banyak yang mulai bertanya kepada saya, apa maju lagi atau tidak pada pilkada luwu 2018. Hehehe.. pertanyaan ini menjadi lucu bagi saya mengingat Pilkada yang masih 2 tahun lagi. Jujur kadang saya berpikir untuk apa sebenarnya orang-orang ini menanyakan hal tersebut? Untuk mengantisipasi melawan saya kah? Atau bersiap-siap mendukung saya di pilkada nanti,’ canda Basmin.
Basmin pun memberikan catatannya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pertama, Dirinya tidak akan maju pada Pilkada luwu 2018 jika ada bakal calon atau kandidat Bupati Luwu yang mengungguli surveinya.
‘Karena itu menjadi sinyal bahwa masyarakat Luwu telah memiliki pilihan yang lebih menjanjikan dari pada saya. Dan untuk hal ini saya tidak akan berkecil hati, bahkan jika dimungkinkan akan turut mendukung,’ tegas Basmin.
Lagi pula, menurut Basmin dirinya telah pernah memimpin Luwu walaupun kurang dari 5 tahun, dan hasilnya masyarakat bisa lihat sendiri.
Basmin mengungkapkan jika masyarakat menginginkannya untuk maju pasti akan terlihat pada survei nanti. ‘Artinya pasti tidak ada satu bakal calonpun yang mengungguli survei saya jika memang masyarakat luwu ingin saya maju lagi,’ jelas Basmin.
Catatan kedua Basmin, yakni dirinya tidak akan maju jika harus membayar Partai Politik untuk mencalonkan saya. Baginya Pilkada hanya jalan untuk mencapai tujuan, tujuannya adalah menghadirkan pemerintahan yang baik dan melayani masyarakat.
‘Sehingga jika masyarakat menginginkan dan survei tinggi, tentu Parpol tidak akan ada yang minta mahar atau syarat apapun namanya untuk mengusung saya,’ ungkap Basmin.
Apalagi, Basmin mengaku tidak punya cukup uang untuk bayar mahar politik. ‘Namanya juga pensiunan, Hehe.. Logikanya sederhana, masa saya mau disuruh kerja baik-baik untuk melayani masyarakat selama 5 tahun, saya yang di suruh bayar,’ jelas Basmin.
Lebih jauh Basmin mengatakan, akan mengembalikn semuanya kepada masyarakat dan Partai Politik yang ada di Luwu karena merupakan unsur terpenting dalam sebuah kontestasi Pilkada selain penyelenggara.
Saat ditanyakan, mengenai kesimpulan catatan yang memberikan isyarat tidak akan maju. Basmin tidak ingin dianggap sebagai penghalang bagi Generasi Muda tanah Luwu untuk memimpin. Menurutnya, masa depan Luwu ada ditangan generasi muda.
‘Untuk itu saya mengajak semua generasi muda terbaik yang ada di Luwu agar memberanikan diri maju pada pilkada luwu 2018 nanti. Saya sudah merasa bersyukur dengan kehidupan saya saat ini, jadi kalo rakyat tidak minta saya layani lagi, yaa saya ucapkan Syukur Alhamdulillah. Saya urus cucu dan fokus ibadah saja,’ tegas Basmin yang saat ini telah menetap di Jakarta.
Ia pun berpesan kepada para kandidat yang ingin maju Pilkada Luwu yang dianggapnmya sebagai keluarga sendiri,untuk tidak menjadikan pesta demokrasi lima tahunan menjadi ajang maju atau tidak maju, menang atau tidak menang.
‘Yang terpenting adalah bagaimana semua bakal calon menyiapkan Konsep dan Program kerja yang jelas bagi pemerintahan yang ingin kita pimpin. Tidak usah habiskan energi untuk saling cela-mencela, jelek menjelekkan, rakyat tidak butuh itu. Salama’ki tapada salama,’ tutup Basmin. (ris)
Comment