Gebrakan Religius, Pemkab Maros Gelontorkan Rp5 Miliar untuk Program Satu Desa Satu Hafiz

Gebrakan Religius, Pemkab Maros Gelontorkan Rp5 Miliar untuk Program Satu Desa Satu Hafiz

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengambil langkah konkret untuk memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat. Mereka menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar demi menyukseskan program Satu Desa Satu Hafiz. Bupati Maros, AS Chaidir Syam, meluncurkan program strategis ini secara resmi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Program tersebut menyasar 80 desa di seluruh wilayah Maros. Pada tahap awal, pemerintah melaksanakan uji coba di 10 desa percontohan. Pemerintah desa nantinya mengelola dana tersebut secara transparan untuk memfasilitasi rumah tahfiz. Setiap desa menargetkan sekitar lima hingga enam peserta didik untuk mengikuti pembinaan intensif ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Maros, Idrus, menjelaskan bahwa pemerintah memberikan insentif sebesar Rp2 juta setiap bulan untuk guru tahfiz. Ruang belajar pun dirancang fleksibel agar masyarakat mudah mengaksesnya. Pengelola dapat memanfaatkan masjid setempat, taman pendidikan Al-Qur’an (TPA), maupun rumah guru tahfiz.

Pemerintah mengambil sumber pendanaan program ini dari dana bagi hasil (DBH) pajak dan retribusi daerah. Alokasi anggaran pada akhir tahun ini menyesuaikan dengan sisa masa pelaksanaan sebelum berlanjut secara penuh pada tahun berikutnya. Melalui langkah ini, Pemkab Maros optimis mampu melahirkan generasi muda yang cerdas secara spiritual serta aktif memakmurkan masjid.


Comment