
PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang mencatat kematian angka ternak akibat penyakit antraks di desa Malimpung, kecamatan Patampanua mencapai 47 ekor. 11 Kerbau dan 36 ekor Sapi.
Hal itu membuat dinas terkait memperkuat posko penanggulangan penyakit antraks guna mengantisipasi penyakit itu menyerang ternak milik warga yang ada di Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. “Sementara kita memperkuat posko untuk mengantisipasi penyakit itu, ” kata petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang, Drh I Gede Adhika saat dihubungi, Minggu (10/4/2016)
Tujuan memperkuat posko, kata dia, guna mengantisipasi jika kematian hewan yang terjadi di wilayah tersebut terus berlanjut. ” Jika ada ternaik terindikasi, kami bisa langsung memberikan penangangan,” ujarnya.
Sejak Februari 2016, 47 ekor hewan ternak terdiri dari 36 ekor sapi dan 11 kerbau yang mati akibat terserang penyakit antraks ” Kematian terakhir terjadi pada 26 Maret lalu “.
Jika 15 hari kedepan, lanjut dia, belum mendapatkan laporan kematian ternak maka, pihaknya akan mencabut status endemik di Desa Malimpung. “Sebelum mencabut status endemik di Malimpung, kita akan mengundang Balai veteriner Maros ke lokasi Malimpung guna melihat langsung ternak disini,”ujarnya.
Pasca penemuan penyakit antraks yang menyerang ternak, Desa Malimpung ditetapkan sebagai daerah tertutup untuk perlintasan ternak baik masuk maupun keluar ke Malimpung.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang, Haeriyah mengatakan, pihaknya tetap mengupayakan vaksinasi untuk hewan ternak milik warga. “Kita lihat dulu perkembangan yang ada di Desa Malimpung,” ujarnya.
Jika tak ada lagi ternak yang mati, kata dia, pihaknya akan mencabut status Malimpung sebagai daerah endemik penyebaran penyakit antraks.(rdi)
Baca Juga
Ada Polisi Lain Dijaringan Brigpol Supardi Soal Narkoba di Pinrang
Parah…! Oknum Polisi Sidrap jadi Bandar Narkoba
Jamaah Masjid Mujahidin Muhammadiyah Pinrang Temukan Bayi Dalam Tas
Comment