Jelang Pilkada, SDK Mulai Berwajah “Manis” Cari Dukungan

SDK-Kalma Pendaftar Pertama Calon Gubernur Sulsel di Demokrat
SDK-Kalma Pendaftar Pertama Calon Gubernur Sulsel di Demokrat

MAMASA, BERITA-SULSEL.COM – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Barat (Sulbar), beberapa figur yang ingin bertarung mendapatkan kursi kekuasaan mulai melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat sebagai pemilih.

Mereka hadir dengan wajah sok manis, penyantun dan merakyat. Tak terkecuali Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Setelah mendaftar di partainya sendiri, mantan Bupati Mamuju ini kembali banyak melakukan silaturrahmi.

Tak tangung-tangung, setelah mencoba menyapa masyarakat Mamuju Utara, SDK mencoba mencari perhatian masyarakat Kabupaten Mamasa. Di Bumi Kondosapata’ tim SDK telah mengumpulkan ratusan masyarakat di Desa Matande, Mamasa, Senin (25/04/2016).

Disini, SDK mencoba meyakinkan masyarakat ketika dirinya dipilih, maka ia akan memperbaiki serta membangun infrastruktur vital khususnya di Kabupaten Mamasa.

“Hal yang utama akan saya benahi di Kabupaten Mamasa saat ini adalah kebutuhan akan infrastrktur jalan. Saya tak berjanji, tapi jika saya terpilih sebagai Gubernur, itu akan menjadi program prioritas saya,” janji SDK kepada ratusan masyarakat yang sempat hadir ditempat itu.

Pembenahan infrastruktur, jelas SDK, menjadi program utama dalam visi dan misinya. “Infrastrkutur masuk ke dalam visi misi saya. Sedang kesehatan dan pendidikan juga masuk ke dalam program prioritas,” ujar SDK.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Strategi dan Pemenangan Lensa Demokrasi, Bambang Mappatunru menjelaskan, setiap figur yang bertarung di pemilihan kepala daerah akan selalu memberikan janji yang cukup meyakinkan. Bahkan mereka akan menyusun hal tersebut kedalam visi dan misinya.

Namun, jelas Bambang, masyarakat sebagai pemilih saat ini sudah sangat cerdas melihat figur mana yang layak menjadi pemimpin. “Catatan masa lalu seorang akan menjadi bayangan hitam bagi figur yang ingin menjadi pemimpin. Tak heran, jelang Pilkada seperti ini, catatan “dosa” banyak diungkit-ungkit tim lawan,” ujarnya.

Beberapa nama yang bertarung saat ini, jelas Bambang, pernah memiliki catatan dengan tinta merah. Termasuk masalah reklamasi, penyerobotan lahan hingga adanya dugaan korupsi. “Semuanya akan terbuka jelang pemilihan seperti ini,” ujarnya. (*).

Baca Juga

Kolonel Inf Satria Siap Bertarung di Pilgub Sulbar

SDK-Kalma Pendaftar Pertama Balon Gubernur Sulbar di Demokrat

Sulawesi Barat Jadi Prioritas Demokrat di Pilkada 2017


Comment