
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Setelah mendekati para pimpinan partai politik (parpol), bakal calon Gubernur Sulsel, Abdul Rivai Ras (ARR) kini merangkul para tokoh berpengaruh di daerah ini. Dua tokoh yang didekati adalah mantan Gubernur Sulsel, H.M. Amin Syam dan mantan calon Bupati Gowa, H. Andi Maddusila Idjo.
ARR rencananya pekan ini akan menemui keduanya di kediamannya masing-masing. Seyogyanya, pertemuan dengan kedua tokoh dimaksud dilaksanakan pekan lalu. Berhubung agenda mereka cukup padat, sehingga pertemuan diagendakan ulang pekan ini.
Amin Syam sebagai mantan gubernur, tentunya masih memiliki banyak loyalis. Begitupun dengan Maddusila Idjo, yang selama ini punya basis massa real di Kabupaten Gowa. Hal itulah yang membuat ARR akan merangkul keduanya.
“Saya sudah janjian dengan Pak Amin dan Pak Maddusila. Insya Allah, kalau tidak ada halangan saya akan menemui dan meminta restu keduanya pekan ini,” kata Rivai Ras, Minggu, 1 Mei kemarin.
Menurut Pakar Pertahanan dan Kemaritiman itu, ketokohan Amin Syam dan Andi Maddusila akan sangat menguntungkan bagi dirinya saat bertarung di Pilgub Sulsel 2018 nanti. Dia pun optimistis akan mendapat dukungan dari kedua tokoh itu.
“Mereka adalah senior sekaligus orang tua saya. Tentunya, dukungan mereka sangat saya butuhkan dalam menghadapi Pilgub Sulsel dua tahun mendatang,” ucap Anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) itu.
Tim sukses ARR, Lukman Sunusi yang juga rekan seangkatan Rivai Ras saat mondok di Pesantren Moderen Pendidikan Alquran IMMIM Putra Makassar membenarkan bahwa pertemuan dengan Amin Syam dan Andi Maddusila Idjo sudah diagendakan. Pertemuan itu untuk meminta restu sekaligus dukungan.
“Pak Rivai sejak awal memang sudah berniat untuk menemui Pak Amin dan Andi Maddusila. Tujuannya agar mendapat dukungan langsung saat bertarung di Pilgub Sulsel 2018,” kata Lukman yang memuji sosok ARR. (das)
Baca Juga
Rivai Ras Bahas Ketahanan Maritim di Politeknik AMI Makassar
Direktur AMI Makassar Kagum Dengan Sosok ARR
Rivai Ras Temui Ketua DKD DPP Demokrat Syamsul Alam Mallarangeng
Comment