BNN Tes Urin ‎13 Caketum HMI

BNN-P Sulsel sedang mengumpulkan sampel urin dari Calon Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Jl. Botolempangan. Total ada 13 caketum HMI yang mengikuti tes urin. Bebas narkoba adalah salah satu syarat menjadi ketua umum HMI Cabang Makassar.
BNN-P Sulsel sedang mengumpulkan sampel urin dari Calon Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Jl. Botolempangan. Total ada 13 caketum HMI yang mengikuti tes urin. Bebas narkoba adalah salah satu syarat menjadi ketua umum HMI Cabang Makassar.

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel mengetes urin 13 calon ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar, Jumat (27/5/2016).

Analis BNN-P Sulsel sebagai ketua tim pemeriksa, Hj. Hartati Daud mengatakan pihaknya mengambil 8 sampel urin caketum di Wisma HMI Cabang Makassar, Jl. Botolempangan dan 5 urin caketum di kantor BNN Sulsel.

“Sampel urin ini akan kita periksa di laboratorium untuk menemukan ada atau tidak kandungan narkoba dan psikotropika didalamnya,” kata Hartati didampingi dua rekannya yakni Nursim selaku penyuluh dan Karunia Litawanti selaku pengolah data.

Dia mengungkapkan, HMI adalah organisasi kemahasiswaan pertama yang bekerjasama dengan BNN-P Sulsel. Selama ini permintaan tes urin hanya datang dari instansi pemerintah dan swasta serta parpol. Dia berharap, langkah HMI diikuti oleh organisasi masyarakat dan kemahasiswaan lainnya di Makassar.

“Ini adalah organisasi kemahasiswaan pertama yang bekerjasama dengan BNNP. Dan kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama HMI untuk mewujudkan Indonesia yang bebas narkoba. Kami berharap apa yang dilakukan adik-adik HMI ini bisa menjadi contoh bagi ormas lain,” ungkap Hartati.

Hasil tes, jelasnya sudah dapat diketahui besok, Sabtu (28/5/2016). Namun laporan berita acara resmi hasil pemeriksaan baru akan diterbitkan pada hari kerja, Senin (30/5/2016). “Jadi untuk keperluan seleksi caketum HMI kami akan menyampaikan laporan secara lisan dulu, sementara laporan tertulisnya nanti hari Senin,” paparnya.

Sementara itu, Koordinator Steering Committee Konferensi Cabang (Konfercab) HMI Cabang Makassar, Achmad Shabir mengungkapkan, bebas narkoba merupakan salah satu syarat utama menjadi Ketua Umum HMI Cabang Makassar. Kriteria ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kader-kader baru HMI agar menghindari narkoba sedini mungkin bila berambisi menjadi ketua.

“Dan bila ada diantara caketum yang terbukti positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urin ini, maka akan langsung didiskualifikasi lalu diserahkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti. Karena hal seperti itu sudah termasuk tindak pidana dan menyalahi kode etik organisasi,” tegas mantan Ketua HMI Korkom UNM yang akrab disapa Abe ini.

Dia memngungkapkan, dari total 18 caketum yang mengambil formulir, hanya 13 caketum yang mengikuti tes urin oleh BNN. “Caketum yang tidak mengikuti tes urin sudah pasti tidak akan lolos tahap verifikasi. Menurut informasi mereka tidak mengikuti tahapan ini karena pesimis bisa memenangkan pertarungan konfercab,” imbuhnya.

13 Caketum yang mengikuti tes urin antara lain: Adil Zulkifli, Harun rasyid, Mardin, Musriadi, Ari Ferdian, Zulkifli Haris, Sumardi Yusuf, Harlin, Muh Fadli Mansur, Husnul Mubarak, Akrama Wardana, Muwafiq, dan Yusuf Kamariajeng. Konfercab HMI sendiri akan dibuka 30 Mei mendatang dan dijadwalkan berakhir 3 Juni 2016.(del)

Baca Juga

BNN Akan Tes Urin Caketum HMI

HMI Cabang Makassar Desak Saut Situmorang Mundur


Comment