
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dalam membangun sebuah kota yang memiliki karakter, tentunya setiap unsur pemerintahan dituntut untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompetitif serta mampu membangun sebuah sistem yang nantinya bakal dikenal oleh masyarakat tingkat nasional maupun internasional.
Dalam waktu dekat, Kota Makassar melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (BP3A), dikabarkan akan menambah peraihan prestasinya dari bidang pembangunan gender perempuan dan anak melalui ajang penghargaan tingkat nasional yakni Anugerah Parahita Ekapraya 2017.
Usai mengikuti serangkaian evaluasi dari para panitia Anugerah Parahita Ekapraya 2017, kini BP3A telah memasuki tahap penilaian yang akan dilakukan oleh tim penilai dari panitia. Nantinya, beberapa kriteria penilaian harus di penuhi oleh kota peraih dua kali piala Adipura berturut-turut ini. Dimana salah satu penilaiannya, akan melihat bagaimana sistem pembangunan gender perempuan dan anak atau Pengarus Utamaan Gender (PUG).
Terkait penghargaan ini, Kepala BP3A Kota Makassar, Tenri A Palallo mengungkapkan, Kota Makassar sudah menunggu sejak 12 tahun lalu untuk mendapatkan penghargaan ini. Di mana kata Tenri, penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2017 akan menambah deretan prestasi kota metropolitan ini.
“Hasilnya lni bakal menjadi bahan evaluasi untuk pembangunan pemberdayaan perempuan dan anak di PBB,” ungkap Tenri di ruang kerjanya Kantor Balaikota Jalan Ahmad Yani. Kamis, (27/10/2016)
Usai mengikuti serangkaian evaluasi oleh tim, BP3A rencananya akan mengahadapi para tim penilai yang akan menentukan peraihan penghargaan tersebut nantinya. Tenri berharap, semua pihak turut mendoakan Kota Makassar kembali prestasi bertaraf nasional tersebut.
“Sekarang kami tinggal menunggu tim penilai tanggal (8/11/2016) mendatang, saya berharap semua pihak mendoakan kota kita ini supaya kembali dapat penghargaan nasional. Karena sudah 12 tahun kita menunggu baru tahun ini bisa ikut,” harapnya.
Beberapa Kabupaten-Kota termasuk Kota Makassar, tentu mampu menyiapkan syarat-syarat yang bakal menjadi bahan penilaian panitia. maka dari itu BP3A wajib berjuang berdasarkan komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, data gender, alat analisa gender dan peran serta masyarakatnya.(Danduru)
Comment