[caption id="attachment_14898" align="aligncenter" width="620"] Joko Widodo[/caption]
JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM - Presiden RI, Joko Widodo menuding kerusuhan yang terjadi di Jakarta Jumat (4/11/2016) malam didalangi aktor politik yang memanfaatkan situasi."Kita menyesalkan kejadian ba'da Isya yang harusnya sudah bubar tapi menjadi rusuh. Ini sudah ditunggangi aktor politik yang memanfaatkan situasi," kata Jokowi dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) pukul 00.10 WIB.Jokowi mengapresiasi dan menghargai unjuk rasa yang berlangsung pada siang hari tadi. Ia menilai unjuk rasa sudah dilakukan dengan cara-cara yang tertib, damai, dan sesuai dengan iklim negara demokrasi."Terima kasih kami sampaikan kepada ulama, kyai, habaib, ustadz yang telah memimpin umatnya yang menyejukan. Sehingga sampai Maghrib berjalan dengan tertib dan damai," jelasnya. (kompas)
Joko Widodo
JAKARTA, BERITA-SULSEL.COM – Presiden RI, Joko Widodo menuding kerusuhan yang terjadi di Jakarta Jumat (4/11/2016) malam didalangi aktor politik yang memanfaatkan situasi.
“Kita menyesalkan kejadian ba’da Isya yang harusnya sudah bubar tapi menjadi rusuh. Ini sudah ditunggangi aktor politik yang memanfaatkan situasi,” kata Jokowi dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) pukul 00.10 WIB.
Jokowi mengapresiasi dan menghargai unjuk rasa yang berlangsung pada siang hari tadi. Ia menilai unjuk rasa sudah dilakukan dengan cara-cara yang tertib, damai, dan sesuai dengan iklim negara demokrasi.
“Terima kasih kami sampaikan kepada ulama, kyai, habaib, ustadz yang telah memimpin umatnya yang menyejukan. Sehingga sampai Maghrib berjalan dengan tertib dan damai,” jelasnya. (kompas)
Comment