MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Direktur Umum Perumda Parkir Makassar Raya, Saharuddin Said, mengambil langkah tegas untuk membenahi performa jajarannya. Saat memimpin apel pagi di Jalan Hati Mulia, Kecamatan Mariso, Senin (11/5/2026), ia menekankan bahwa kedisiplinan bukan lagi sekadar imbauan, melainkan kewajiban mutlak.
Saharuddin memandang apel pagi sebagai momentum krusial untuk membakar semangat kerja seluruh pegawai. Menurutnya, mengawali hari dengan barisan yang rapi akan menumbuhkan motivasi tinggi guna mengejar target pendapatan perusahaan yang lebih maksimal.
Sanksi Tegas bagi Pegawai Indisipliner
Namun, ia tidak hanya memberikan motivasi. Saharuddin secara gamblang memberikan peringatan keras bagi oknum pegawai yang masih meremehkan waktu.
“Apel pagi ini mengawali semangat baru supaya seluruh pegawai lebih disiplin. Pegawai yang terlambat mengikuti apel akan menerima sanksi berupa pemotongan gaji,” tegas Saharuddin di hadapan peserta apel.
Utamakan Kerja Tim, Bukan Performa Individu
Selain masalah jam kerja, Saharuddin juga menyoroti pentingnya soliditas internal. Ia meminta seluruh jajaran, baik yang bertugas di lapangan maupun di kantor, untuk meninggalkan ego sektoral.
“Kita harus bekerja sebagai tim, bukan superman. Kekompakan dan tanggung jawab bersama akan memudahkan kita mencapai target perusahaan,” tambahnya.
Komitmen Peningkatan Layanan
Selanjutnya, pihak direksi berjanji akan terus memantau kinerja di seluruh lini. Fokus utama mereka mencakup penguatan pengawasan, perbaikan kualitas pelayanan, hingga modernisasi tata kelola parkir di Kota Makassar.
Melalui pengetatan disiplin ini, Perumda Parkir Makassar Raya berharap para pegawai mampu memberikan kontribusi terbaik. Alhasil, masyarakat dapat merasakan layanan parkir yang lebih profesional dan tertata di masa depan.
Comment