
BONE, BERITASULSEL.COM – Giat perangi narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Kepolisian Resort (Polres) Bone, gelar razia ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), Rabu (23/11/16), sekitar pukul 00.30 Wita.
Razia ini dibagi dalam dua tim yang masing-masing dipimpin oleh Kasi Berantas BNNK, AKP Subagyo dan Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Sultan Ikbal. Dengan mengerahkan sekitar 60 orang personel, kedua tim ini merazia lounge Hotel Novena dan Cafe Venom yang kerap dijadikan tempat hiburan malam bagi masyarakat Bone.
Melalui razia tersebut, tujuh pengunjung diamankan petugas karena dari hasil tes urine mereka menyatakan positif menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. Dari lounge Hotel Novena diamankan TS (30), KR (28), AS (26) dan KW (37), sedangkan dari Venom diamankan WD (36), RN (20) dan FR (36).
“Sebenarnya kami tidak menentukan target THM yang akan dirazia, tapi ini akan rutin kami lakukan dan akan berlangsung hingga tahun baru nanti” ungkap Kepala BNNK, Muharram Saude, saat ditemui diruang kerjanya. Baca Juga : Pembahasan APBD Bone Terkendala Peraturan Bupati
Dia menegaskan bahwa razia ini sebagai upaya untuk memutuskan jaringan narkoba di Bone, karena dengan terjaringnya para pengguna, maka permintaan narkoba diperkirakan akan menurun.
“Mereka yang terjaring akan direhab karena masih sebatas pengguna dan pada saat diamankan tidak ditemukan barang bukti” tambah Muharram. Baca Juga : Pembahasan APBD Molor, Ketua DPRD Bone Anggap SKPD Tak Disiplin
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Sultan Ikbal, mengatakan kalau razia ini belum mengarah ke penindakan hukum karena belum ada barang bukti yang ditemukan. Meski demikian, razia ini akan rutin digelar terutama ke daerah-daerah yang dianggap rawan pengguna narkoba.
“Semalam itu belum ada penindakan hukum tapi setidaknya akan menjadi warning bagi yang lain dan setelah ini akan dirazia daerah yang kami anggap rawan narkoba, termasuk rumah bernyanyi” tegas Sultan. Baca Juga : Bupati Bone Terancam Tak Terima Gaji, Begini Ceritanya..
Dengan melibatkan semua unit diantaranya unit reskrim umum, narkoba, patmor, hingga provost, Sultan menegaskan bahwa langkah ini selain untuk mengamankan para pengguna narkoba juga mencegah tindak kriminal lainnya termasuk menindaki anggota kepolisian yang kedapatan berada di THM. (Eka)
Comment