
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Setelah memecat sekertaris umum, Khairul Umam, Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel melakukan hal yang sama kepada dua pengurusnya.
Mereka adalah Firman Arifin yang menjabat sebagai Wakil Sekertaris 1, serta Asrul Syarif Wakil Bendahara.
Wakil Ketua 2 PKC PMII Sulsel Abdul Malik Sanjaya mengatakan, pemecatan terhadap Firman karena dianggap berbuat kesalahan terkait aturan kordinasi kelembagaan.
“Menurut penjelasan sekertaris PKC, Safri, dia bilang memang Firman itu pernah melakukan kesalahan, seperti mengatasnamakan PKC untuk naik membawa sambutan dalam aturan koordinasi kelembagaan itu tidak etislah cara bang Firman, itu bahasanya pak Safri,” kata Malik, Sabtu (07/1/2017).
Baca Juga : Khairul Umam Tak Terima Dicepat Sebagai Sekertaris Umum PKC PMII
Meski demikian, Malik tak ingin mencampuri kisruh pemecatan di organisasi yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) itu. Menurutnya, kedua belah pihak sulit disalahkan atau dibenarkan, karena sama-sama punya alasan.
“Tapi kalau saya pribadi tidak bisa justifikasi itu salah atau apa, sebenarnya kalau menyalahkan salah satunya tidak bisa juga, mau membenarkan diri juga tidak bisa,” tambah Malik.
Sementara itu, Ketua PMII Cabang Makassar, Muhammad Basri L yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum menerima surat pemberhentian secara resmi terkait pemecatan dua kadernya di PKC PMII Sulsel, sehingga tidak ingin berkomentar.
“Kalau belum ada surat ke Firman dan Sarif, kami belum bisa komentar,” demikian Basri sapaan Muhammad Basri L. (ram)
Comment