
BANTAENG BERITA-SULSEL.com – Gibran dan Qudra, pemuda yang kini siap berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Bantaeng mengaharapkan pembangunan sektor Sumber Daya Manusia (SDM) dengan diawali dengan kesadaran akan literasi membaca dan literasi media.
Gibran mengungkapkan Bantaeng sudah banyak berubah dari segi pembangunan infrastruktur dan saatnya SDM makin maju dari literasi membaca dan media.
“Literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia, ujar Gibran,” Rabu (224/02/2017)
“Jadi harapannya warga Bantaeng itu bisa percaya diri dengan jati dirinya sebagai orang Bantaeng dan bisa memaksimalkan potensi dan skill yg dimilikinya untuk menjadi motor penggerak dalam pembangunan daerah,” lanjutnya.
Sementara Qudra mengungkapkan, media telah mengambil peran penting dalam kehidupan masyarakat Bantaeng, oleh karena itu perlu peningkatan akan kesadaran literasi media.
“Sekarang saatnya kita mengajak teman-teman untuk lebih maju melalui literasi media yang tidak dapat dipungkiri bahwa media saat ini dianggap sebagai jendala informasi dunia. Artinya kita ditantang untuk menjadi generasi cerdas dalam membaca media. Selain itu, anak-anak juga perlu diajarkan untuk cinta terhadap buku yang juga menjadi sumber pengetahuan. Setidaknya dijauhkan dari sosial media sejak dini karena sosial media memberikan dua pilihan yakni baik atau buruk. Sedangkan buku tidak pernah memberikan pilihan buruk,” tambahnya.
Kedua pemuda yang berlatar belakang Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik ini juga menganggap kebiasaan membaca buku menjadi gerakan yang penting untuk membangun masyarakat yang lebih berperadaban di tengah era modern.
Comment