
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Ratusan mahasiswa dari Akper Putra Pratiwi Soppeng melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Selasa (25/4/2017). Mereka menuntut direktur utama Akper Putra Pratiwi Nur Fattah untuk mundur dari jabatannya.
Kordinator aksi, A Sri Purnamasari mengatakan, Muh Nur Fattah sudah tak layak lagi menjabat sebagai direktur. Selain pengawai negeri sipil juga seorang penyuluh pertanian. Sehingga posisinya rangkap jabatan.
Baca Juga : Dinas Pertanian Soppeng Musnahkan Ribuan Tikus Sawah
“Kami minta Muh Nur Fattah untuk mundur, background pendidikan sarjana pertanian tidak pantas memimpin kami yang merupakan calon perawat. Ia berstatus sebagai PNS jadi tak pernah stan by di kampus karena kesibukanya,” jelasnya.
Sri menilai, selama 9 tahun menjabat, Nur fattah memberikan banyak janji kepada alumni dan mahasiswa yang tak terealisasi. Selain itu, sumbangan pembangunan mahasiswa tak diketahui digunakan untuk apa.
Baca Juga : Pemda Soppeng Evaluasi Layanan Publik untuk Pelaksanaan Otonomi Daerah
“Nur Fattah tidak pernah mau mendengar aspirasi kami, semua berdasar atas kehendaknya sendiri, begitupun penyaluran beasiswa tak tepat sasaran. Dia mengutamakan keluarga tanpa melakukan pendataan, sementara penerima beasiswa tak berhak mendapatkan dikarenakan tak memenuhi persyaratan,”katanya.
Selama ini, kata dia, jika melakukan aspirasi mereka dapat ancaman ijazahnya tak akan ditanda tangani. Selain itu, kata Sri, di kampusnya terlalu banyak intimidasi, baik untuk mahasiswa dan serta orang tua mereka.
Baca Juga : Polisi di Soppeng Kembali Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkoba Jenis Sabu
“Dia juga terbukti memberikan nilai yang tidak sah kepada mahasiswi dan menyebutnya sebagai nilai bayangan,” katanya.
Sementara itu, salah satu anggota dewan yang menerima aspirasi mahasiswa Akper, Andi Kuneng mengatakan, kewenangan DPRD terbatas akan tetapi luas. Ia menerima aspirasi tersebut serta menampung dan akan melanjutkan kepihak terkait.
“Kami akan tindak lanjuti ke pemilik yayasan atau bisa ke kopertis nantinya,” katanya. (Henrik)
Comment