
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ditengah rutinitasnya yang sangat padat, Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar masih menyempatkan untuk hadir dan menguji skripsi 12 mahasiswanya, Kamis (18/05/2017).
Padahal, Aman sapaan akrabnya harus mengunjungi korban kebakaran di kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate siang ini untuk bersilaturahmi dan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
“Rencananya kita mau langsung kesana (Mangasa), cuma ada mahasiswa yang ingin ujian skripsi. Kita selesaikan dulu yang dekat,” jelas Aman saat ditemui di Ruangannya.
Aman mengatakan, dirinya harus pandai-pandai mengatur waktu untuk melakukan aktifitas sehar-harinya. Mengingat akhir-akhir jawdal kegiatannya yang sangat padat dimana banyaknya undangan silaturahmi dari warga Kota Makassar.
Sebagai pendidik kata Aman, harus tetap menjalankan kewajibannya untuk mengajar hingga menguji mahasiswa tingkat akhir. “Sebagai Ketua Yayasan yang sekaligus menjadi dosen, saya harus menjalakan kewajiban akademik,” jelas Aman.
Kata dia, akademik dan kegiatan politiknya akhir-akhir ini harus disandingkan. Keduanya harus berjalan. “Tanggung jawab dosen adalah mencerdaskan anak bangsa melaui proses belajar mengajar dan tentunya dorongan masyarakat untuk maju Pilwali adalah amanah. Keduanya ini harus jalan beriringan,” jelasnya,
Contoh pemimpin yang baik menurut Aman adalah yang mampu melakukan manajemen waktu sehingga semua kegiatan dapat dihadiri dan tidak mengecewakan orang lain.
Lebih lanjut, Aman mengutarakan sesama manusia hendaknya saling membantu saat saudara kita terkena musibah seperti kebakaran yang melanda puluhan keluarga di Mangasa beberapa hari yang lalu. ” Itu kewajiban membantu saudara kita yang kesusahan dan terkena musibah,” tutup Aman.
Comment