MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang diperuntukkan bagi mahasiswa domisili di Sulsel kini menuai soal. Bahkan beasiswa yang mulai dicairkankan pada 2016 itu hingga saat ini belum diterima mahasiswa.
“Kami kecewa terhadap birokrasi karena sampai tahun 2016 sampai 2018 ini belum kejelesan mengenai beasiswa Pemprov ini, padahal saya sangat berharap mendapatkannya untuk membantu meringankan beban orang tua dalam biaya sehari-hari saya,” kata salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi UINAM, Kimi (19), saat ditemui di kampusnya, Senin (19/02/2018).
Menurutnya, beasiswa senilai Rp 1 juta, merupakan jumlah yang sangat tinggi bagi kalangan mahasiswa. Padahal ratusan mmahasiswa sudah mendapatkan dirinya.
“Tentu banyak mahasiswa yang mengeluhkan dan menyanyangkan beasiswa ini. Dan rata-rata mahasiswa berpikir jika dana beasiswa ini disalahgunakan,” ucapnya.
Hal senada dikemukakan, mahasiswi Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIAM, Nuyung (19). Kata dia, beasiswa pemprov itu telah susah payah mengurus dan sampai sekarang tidak ada kejelasan dari pihak birokrasi mengenai beasiswa pemprov ini.
“Padahal kampus telah menyelasikan beberapa pembangunan gedung baru, tentunya kami dari mahasiswa sangat kecewa terhadap birokrasi kampus,” keluhnya.
Sementara, satu staf Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, Ullah (35) mengatakan, sejak tahun 2016 beasiswa-beasiswa yang ada di UINAM tidak jelas infonya.
“Mulai dari beasiswa yang tidak cair hingga beasiswa yang tidak jelas informasinya, namun masalah ini sudah kita keluhkan kepada pihak birokrasi juga,” bebernya. (mg1)
Comment