MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar telah bekerja, baik di instansi pemerintah maupun swasta.
Tak hanya itu, sebahagian besar mahasiswanya juga telah bekerja. Melati Sukma Dewi, salah satu dari ratusan mahasiswa STIE Wira Bhakti yang kuliah sambil bekerja.
Gadis berparas ayu keliharan 21 tahun lalu ini telah bekerja disalah satu perusahaan penerbangan sebagai pramugari. “Saat ini masa studi saya dalam tahap penyelesaian. Walau kuliah, saya tetap bisa bekerja sebagai pramugari di Maskapai Batik Air,” ujarnya, Senin (2/4/2018).
Anak ke 2 dari 3 bersaudara ini menjelaskan, kuliah dengan mengambil jurusan Manajemen menjadi cita-citanya sejak masih duduk dibangku sekolah. “Alasan saya kuliah di STIE Wira Bhakti ingin memperluas knowledge atau pengetahuan, khususnya dalam bidang ilmu ekonomi yakni Manajemen,” ujarnya.
“Saya harus menjadi kebanggaan kedua orang tua. Sebab, ilmu Manajemen memiliki banyak konsentrasi yang kelak menentukan karier seseorang. Termasuk dalam mengambil keputusan dan berperilaku,” tambahnya.
Anak dari pasangan Nurdin Abdul Majid dan Nurkomariah ini mengaku, melanjutkan pendidikan di STIE Wira Bhakti Makassar tak hanya sekedar mendapatkan ijazah dan mencari kerja, tapi juga mengembangkan skil, menambah pengetahuan serta memperluas jaringan.
Kata dia, manajemen merupakan jurusan dengan prospek kerja yang fleksibel. Artinya, lulusan manajemen dapat ditempatkan di berbagai bidang. Sehingga mempunyai prospek kerja yang sangat luas.
“Salah satu prospek kerja manajemen yang bisa diambil seseorang lulusan di STIE Wira Bhakti sebagai tenaga pengajar, staf sumber daya manusia hingga keuangan,” ujarnya.
Wakil Ketua I Bidang Akademik STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, sebahagian besar alumni STIE Wira Bhakti tak hanya bekerja sebagai karyawan. Tapi, menciptakan lapangan kerja baru.
“Banyak alumni kami sukses membangun perusahaan sendiri dan memperkerjakan masyarakat sekitar tempat tinggal mereka,” paparnya.
Guna menghasilkan luaran yang berkualitas dan siap kerja di masyarakat, jelas Haris, pihaknya terus melakukan terobosan baru dalam proses pendidikan.
“Saat ini kami membina dua program disiplin ilmu, yakni Akuntansi dan Manajemen dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak. Setiap anak didiknya kami dibekali ilmu yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.
Syarat untuk bersaing diluar kampus, ungkap Haris, mahasiswa atau luaran harus bisa menggunakan bahasa asing dan menguasai disiplin ilmu yang mereka dalami dibangku kuliah. (*)
Comment