MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI) memperkenalkan teknologi multimedia interacative projector (MIP) di pembukaan Asian Youth Forum 2018, Selasa 28 Agustus 2018.
Wakil Dekan Bidang Akademik FTI UMI, Dr. Ir. Setyawati Yani, ST, MT, IPM, ASEAN Eng mengatakan, teknologi ini disiapkan pihaknya untuk dosen dan mahasiswa serta tenaga kependidikan dalam melakukan interaksi akademik yang berkualitas.
Melalui MIP, kata Setyawati, dosen FTI UMI ditantang untuk mengembangkan materi perkuliahan yang menarik dan sesuai untuk generasi milenial.
“Disini, mahasiswa akan belajar hal-hal baru, sesuai dengan core keilmuannya lebih luas dan menarik,” ujarnya.
Dengan MIP, tambah Setyawati, dosen tetap bisa mengajar walau tidak berada di tempat, dengan perangkat teleconference yang juga melengkapi kecanggihan alat ini.
“FTI UMI telah bekerjasama untuk melakukan kuliah online (daring) dengan Teknik Pertambangan ITB. Alat ini akan mendukung kuliah daring ini dengan baik,” jelasnya.
Kata dia, teknologi pintar yang diterapkan untuk mendukung proses akademik di FTI UMI. Teknologi ini memiliki fitur-fitur yang pintar (smart), maju (advance) dan interaktif.
Tiga kata tersebut, jelas Setyawati, memperlihatkan bahwa FTI UMI sudah masuk dalam era industry 4.0. Hal ini ditandai dengan penggunaan smart technology, dan Internet of Things (IoT).
“FTI UMI menyiapkan alat ini untuk digunakan secara luas oleh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan,” paparnya.
“Sebab, pengembangan dan interaksi dengan manusia menjadi perhatian utama bagi FTI UMI,” tambahnya.
Dapat dikatakan, lanjut Setyawati, FTI UMI bukan saja telah memasuki era revolusi industry 4.0, namun telah memasuki revolusi industry 5.0. Dimana, pada revolusi industry ini peran interaksi dengan manusia.
FTI UMI saat ini telah menyiapkan dua perangkat MIP dan akan menambah menjadi 5 MIP lagi, sehingga semua jurusan di FTI yaitu Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Pertambangan dan Program Profesi Insinyur tersuport dengan baik.
“Selamat memasuki era industry baru civitas akademika FTI,” ujarnya. (*)
Comment