BONE, BERITA-SULSEL.COM — Membawa pulang hasil kunjungan kerja ke Kemenkeu RI dan DPR RI, tentang penyebab rendahnya apresiasi DID yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Bone, anggota Banggar DPRD Bone, H Kaharuddin, sudah menjelaskan bahwa hal itu juga karena kurang gregetnya DPR.
Lebih lanjut, dikatakan kalau yang dimaksud adalah perwakilan anggota DPR RI yang berasal dari Kabupaten Bone, jadi bukan DPRD Bone yang tidak greget. Berikut beberapa poin hasil pertemuan pihak Banggar dengan DPR RI yang dikemukakan Kahar.
“Bahwa turunnya DID Bone karena berubahnya aturan DID jatah opini WTP 7 milyar di tahun 2019, pembagian DID secara nasional dan proposional serta kurang gregetnya anggota DPR RI dalam mengawal porsi DID” jelas Kahar.
Ditambahkan Kahar bahwa passing grade Pemda Bone yang menjadi alat indikator pembagian DID secara nasional. Ranking yang rendah sehingga apresiasi DID untuk Kabupaten Bone turun drastis di tahun 2019.
“DPRD Kabupaten gak punya kapasitas untuk urus DID, tugas DPRD Kabupaten hanya konsultasi agar dalam melakukan pengawasan punya data” tambahnya. (eka)
Comment