Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Pantau UNBK

GOWA,  BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 1 Sungguminasa dan di SMP Negeri 2 Sungguminasa, Senin (22/4/2019).

Adnan melakukan pemantauan ini bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Dr Salam, Ketua DPRD Gowa Muhammad Ishak, beserta jajaran humas Pemkab Gowa.

Usai melakukan pemantauan, kepada media Adnan mengatakan bahwa, pelaksanaan UNBK tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. Adapun secara keseluruhan siswa SMP yang mengikuti UNBK yakni 494 siswa.

“Alhamdulillah semuanya hadir seratus persen. Tidak ada yang izin dalam pelaksanaan UNBK ini,” katanya.

Bupati Termuda di Kawasan Indonesia Timur ini juga menyebutkan, pelaksanaan UNBK ini tidak terdapat kendala. Mulai dari sesi pertama sampai sesi kedua semuanya berjalan lancar.

“Kalau dilihat dari ruat mukanya anak-anak ini semuanya semangat. Soal jawaban itu urusan dibelakang, yang penting anak-anak ini semangat dulu,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Gowa Dr. Salam mengatakan, dari 109 sekolah SMP maupun swasta di Gowa, baru 17 yang melaksanakan UNBK di Gowa. Meski demikian, pihaknya akan memaksimalkan pelaksanaan UNBK ditahun yang akan datang.

“UNBK ini belum dimaksimalkan. Bukan karena keterbatasan komputer, tapi keadaan geografis kita yang tidak memungkinkan. Mudah-mudahan semua SMP tahun depan terutama di dataran rendah sudah bisa ikut semua,” katanya.

Ditanya terkait adanya pengaruh bagi sekolah-sekolah yang belum melaksanakan UNBK tahun ini, Dr Salam menjelaskan bahwa istilah UNBK ini hanya instrumen. Yang benar itu adalah Ujian Nasional.

“Ujian Nasional itu bisa dilakukan secara offline maupun online. Soal yang ada dioffline dan online itu sama saja. Hanya saja ada yang menggunakan kertas ada yang menggunakan komputer,” jelasnya.

Dr Salam juga menambahkan bahwa, pihaknya saat ini telah mempertimbangkan beberapa sistem pembelajaran disekolah yang harus dibenahi. Sebab, tidak sedikit anak-anak mengalami soft technologi.

“Iya karena tidak familiar dengan komputer dalam proses pembelajaran, sehingga ketika berhadapan dengan komputer pada saat ujian, anak-anak kita mengalami kesulitan. Bukan karena tidak tau, tapi karena tidak terbiasa dengan komputer,” tambahnya. (*) Hendra.

Keterangan Foto : Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memantau pelaksanaan UNBK di SMP 2 Sungguminasa. (an)


Comment