MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM –
-Ketua Umum Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP KEP KSPSI), Ryan Latief mengecam rencana penambagan nikel di Ussu Luwu Timur.
“Selaku Ketua Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Sulsel, saya menyoroti rencana penambangan di daerah Ussu, Luwu Timur. Daerah ini rawan bencana alam,” jelas Ryan, Senin (16/7/2019).
Kata Ryan, pemerintah harus memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan ketika penambangan ini diberikan izin. Dampak negatifnya langsung dirasakan masyarakat Luwu Timur.
“Bukankah Undang-undang sudah mengamanatkan kepada pemangku kebijakan untuk mengelolah sumber daya alam negeri ini untuk dipergunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat?,” ujarnya.
Perlu dicatat, jelas Ryan, konstur tanah di daerah tersebut labil dan bergerak.
“Belum dilaksanakan penambanag saja sudah sering terjadi benncana banjir dan tanah longsor. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.
“Selain resiko bencana alam, tambang ini juga merusak air tanah serta polusi udara. Kita harus menjaga keseimbanag ekosistem di Luwu Timur. Kabupaten ini merupakan daerah pertanian dan perikanan,” tegasnya.
Comment