GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Daeng Geseng (65) salah seorang warga Dusun Pattallassang, Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa harus ditandu sejauh 5 Km untuk bisa berobat ke Puskesmas setempat.
Penyebabnya, kondisi jalan dari tempat tinggal lelaki tua itu dalam keadaan rusak parah yang membuat kendaraan roda empat tidak bisa menjangkau kampung itu.
Kondisi miris yang dialami Dg Geseng disampaikan Firdaus yang juga merupakan warga di sana.
“Sudah lama sakitnya. Makanya terpaksa ditandu menggunakan bambu untuk dapat berobat di Puskesmas setempat,” ungkapnya kepada media , Senin, (26/8).
Ia menjelaskan, kondisi jalanan yang rusak tidak memungkinkan untuk Daeng Geseng memperoleh perawatan secara cepat. Sebab, jarak dari dusun ke Puskesmas setempat sekitar 15 Km.
“Kurang lebih 5 Km ditandu baru bisa sampai ada mobil yang antar ke Puskesmas,” jelasnya.
“Sebenarnya kalau musim kemarau bisa ji lewat kendaraan. Tapi itu pun cukup jauh jaraknya karena harus lewat di dusun sebelah. Ada ji juga jembantan penghubung untuk naik motor, tapi cukup menantang untuk bisa dilalui,” katanya.
Selain Daeng Geseng, ia bercerita bahwa sudah banyak warga lainnya terutama ibu-ibu hamil yang terpaksa melahirkan di jalan lantaran jauhnya akses yang harus dilalui untuk sampai di Puskesmas.
“Iya banyak mi kasian ibu-ibu melahirkan diperjalanan. Musim kemarau saja na susah akses. Apalagi kalau musim hujan tambah jelek jalan dipenuhi lumpur,” keluhannya.
Ia menyebutkan, selama ini jalanan yang ada di Dusun nya tersebut memang belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Padahal, terdapat kurang lebih 300 KK yang tinggal di dusun tersebut.
Firdaus juga mengakui, jika selama ini warga sudah sering mengusulkan agar ada perbaikan jalan. Namun, hingga saat ini belum ada respon.
“Sebenarnya warga sudah sering mengusulkan agar ada perbaikan jalan saat Musrenbang di desa. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Terakhir saya dengar sudah ada dari pihak Dinas PU Kabupaten Gowa yang melakukan survei,” ujarnya.
Firdaus pun berharap, pemerintah secepatnya merespon keluhan dari warga dengan memperbaiki jalan dusun dan membangun jembatan permanen.
“Harapan saya itu yang paling utama adalah agar kampung kami bisa segera di perhatikan oleh pemerintah setempat. Agar kalau ada warga yang sakit bisa cepat mendapat perawatan. Terutama juga jembatan permanen bisa segera di adakan supaya hal tersebut mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” harapnya. (AN).
Comment