MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sebanyak 58 mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam kuliah kunjungan lapangan atau studi ekskursi diperlihatkan secara langsung proses dan fasilitas perkapalan.
Seperti macam-macam jenis dock yang ada di PT. Industri Kapal Indonesia, dan berbagai jenis shop (bengkel/fabrikasi), serta memahami cara kerja alat yang ada di bengkel tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin dengan Tema “MAMIRI – Menempa Mimpi Karir” di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) di Jl. Galangan Kapal No.31, Kaluku Bodoa, Tallo, Kota Makassar, Kamis (21/11/2019).
Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Andi Haris Muhammad ST., MT., Ph.D mengungkapkan, salah satu mata kuliah mahasiswa angkatan 2019 Departemen Teknik Sistem Perkapalan ini adalah pengantar teknologi kelautan, yang mempelajari terkait teknologi kelautan terutama bidang perkapalan.
“Selama ini mahasiswa hanya mempelajari tentang kapal di kelas, tentunya hal tersebut belum maksimal dikarenakan belum melihatnya secara langsung,” ucapnya.
Kata Haris, diadakan studi ekskursi, pembelajaran ini merupakan suatu bentuk kegiatan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dengan cara melihat langsung objek-objek yang terdapat dalam bidang perkapalan.
“Tentunya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT. IKI Makassar atas kesempatan yang diberikan untuk kunjungan mata kuliah pada semester 1 ini. Kami pun bersyukur hari ini, karena biasa hadir langsung dan mengerti tentang galangan kapal yang ada didepan kita,” ujarnya.
Apresiasi juga diberikan langsung ketua panitia Studi Ekskursi, Ilyas Teguh Kharisma mengatakan, kegiatan studi skskursi ini, pihaknya mempelajari langsung kondisi kapal dan juga galangan.
“Kami sangat bangga bisa berkunjung disini,” ujarnya.
Pada kegiatan ini menghadirkan pemateri yaitu, Ir. Abdul Wahab (General Manajer Produksi PT.IKI), Akbar Nur (Manajer LK3H dan Logistik), Askari Muchtar, S.Pd (Penanggung jawab Kelistrikan Dan Navigasi), dan juga Sofyan Chalil, ST (Manajer Produksi/Alumni Teknik Perkapalan Unhas Angkatan’95).
“Awalnya di Unhas hanya Jurusan Perkapalan, yang kurang lebih mahasiswanya 100 orang, tapi sekarang sudah terbagi menjadi 3 departemen, yaitu teknik perkapalan itu sendiri, teknik sistem perkapalan, dan teknik kelautan. Sehingga saya yakin, bahwa generasi penerus di bidang perkapalan tidak akan pernah mati,” ujar Haris.
Ia pun berharap, para participant yang hadir diharapkan mampu menempa semangat belajar dalam meraih mimpi untuk berkarir di industri kapal.
Comment