Kikome Kripik Jadul Kekinian

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jatuh bangun merupakan hal biasa yang dialami pengusaha. Tak ubahnya yang dijalani owner kripik Kikome asal kabupaten Gowa Asri Jumari.

Kreativitas dan keuletan yang dilakoninya hingga kini tengah memetik hasil berimbang.

Owner yang sekaligus marketing Kikome, Asri Jumari mengatakan, keringat yang telah dicucurkannya berhasil memperkenalkan daun singkong menjadi jajanan pasar kekinian.

Kikome sendiri beber Asri, merupakan Kripik leko’ Lame atau daun singkong yang telah diproduksinya sejak tiga tahun lalu.

“Sejak 2016 lalu saya mengolah daun singkong menjadi kripik yang dipasarkan dengan harga bervariasi mulai, 10 hingga 15 ribu,” tuturnya.

Kata Asri, kripik berbahan dasar daun singkong ini telah dipasarkannya di berbagai tempat seperti Carrefour, bandara juga melalui mitra mitranya.

“Kami membuka peluang bagi reseller maupun mahasiswa yang berminat untuk jualan dalam memasarkan kripik Kikome,” bebernya.

“Pengambilan reseller ataupun bukan yang penting lebih banyak akan mendapatkan harga khusus,” tambahnya.

Asri mengakui, dirinya hanya bermodalkan Rp150 ribu untuk membangun usahanya tersebut.

Pikirnya, dengan memanfaatkan daun singkong tersebut sedikit membantu masyarakat setempat dan mengubah pola pikirnya agar bisa berusaha menciptakan perekonomiaan lebih baik.

“Dengan memanfaatkan daun singkong ini, saya berpikir masyarakat akan dapat mengikuti perkembangan jaman sehingga tak berhenti menciptakan sebuah terobosan baru penghasil pundi-pundi rupiah,” ujarnya.


Comment