GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Belum juga setahun pasca diresmikan pada bulan Maret lalu, gedung kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa yang terletak dalam kawasan Taman Sultan Hasanuddin, Sungguminasa kondisinya memprihatinkan.
Pantaun di lapangan, selain kondisi bangunan bercat putih berpadu biru itu banyak yang mengalami keretakan juga pada saat turun hujan salah satu ruangan dilantai dua yang ditempati Badan Penanggulangan Bencana Daerah terendam air akibat bagian atap yang mengalami kebocoran
Keretakan hampir terlihat di semua lantai dua baik yang ditempati Dinas Pemadam Kebakaran maupun ditempati BPBD. Demikian juga pada bagian tangga, terlihat sejumlah keretakan
Salah satu ruangan dilantai dua yang menjadi pemisah kedua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Gowa itu, palfonnya terlihat rubuh akibat terkena rembesan air dari atap gedung.
“Belum lagi kalau ada truk yang melintas di luar (maksudnya Jalan Tumanurung red), bangunan ini bergetar, sehingga membuat kita makin was-was,” ujar sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di gedung itu
Sementara itu, salah satu aktivis LSM yang dimintai komentarnya terkait kondisi gedung kantor bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Pemkab Gowa, Arfandi Palallo menduga terjadinya keretakan dan adanya bagian palfon yang rubuh serta adanya bagian ruangan yang terendam air saat turun hujan itu karena ulah rekanan yang kerja asal-asalan.
“Patut kita duga bahwa masalah ini muncul karena ulah kontraktor yang kerja asal jadi. Dan tentunya kondisi ini sangat membahayakan nyawa bagi semua ASN yang berkantor di gedung itu karena bisa saja gedung itu ambruk,” ujarnya.
Selain itu kata Arfandi, masalah ini juga muncul bisa saja karena kontruksi bangunan yang tidak sesuai standar. Di samping itu, juga karena minimnya pengawasan dari pihak Dinas PUPR setempat. (an).
Comment