BONE, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi memberikan garansi bahwa semua pendatang di daerahnya akan terdata. Kecuali mereka yang datang secara sembunyi-sembunyi.
Kata dia, setiap daerah perbatasan di Kabupaten Bone dijaga dengan ketat selama pandemi Corona. Hal ini dilakukan guna memutuskan rantai penularan wabah virus Corona.
“Semua yang masuk di Kabupaten Bone pasti terdata. Kecuali yang kabur atau datang secara sembunyi-sembunyi,” ucap Fahsar, Selasa (21/4/2020).
Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka berharap masyarakat yang masuk ke Bone untuk melaporkan agar diberikan penanganan.
“Ini semata-mata agar menjaga dirinya dan keluarganya,” ujar Fahsar.
Hasil Pemeriksaan Swab PDP Bone Keluar, Begini Hasilnya
Hingga Rabu (22/4/2020), total PDP di Kabupaten Bone berjumlah 9 orang dan semua sudah dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan Swab yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.
Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya dirawat dari RSUD Tenriawaru Bone sudah diketahui hasil pemeriksaan swab-nya.
Pasien tersebut diketahui berasal dari Kecamatan Tonra Kabupaten Bone. Pasien tersebut dibawa ke Rumah Sakit karena mengalami gejala demam tinggi, sesak napas, dan batuk.
Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bone Yusuf yang dikonfirmasi, membenarkan kalau hasilnya sudah keluar dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.
“Iya hasilnya sudah kita terima tadi malam dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” kata Yusuf, Rabu (21/3/2020). (*)
#GugusTugasPPC-19 #LawanCorona #BoneTangguh #TetapJagaJarak #JagaImunTubuh #HindariKeramaian #PakaiMasker
Comment