BONE, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Ketahanan Pangan launching atau meluncurkan Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Kamis, 4 Juni 2020.
TTIC berada di samping Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Jalan Jenderal Sudirman, Watampone.
Launching itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemda Bone yang dilakukan langsung Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi dengan perawakilan Gojek Indonesia Timur Muhammad Khomayni.
A Fahsar mengapresiasi atas kreativitas Dinas Ketahanan Kabupaten Bone dengan menghadirkan Toko Tani Indonesia Center.
“Toko Tani paling tidak memberikan layanan pokok dasar pangan kepada masyarakat, agar masyarakat mudah menjangkau,” ujarnya.
Ia meminta bahan yang dijual di Toko Tani jangan lebih mahal dari toko yang ada. Tetap harus memperhatikan persaingan harga yang sehat.
Dalam kesempatan itu, A Fahsar berharap Gojek di Bone tidak mematikan ojek tradisional. ”Namun diharapkan melakukan pembinaan ojek tradisional, menggandeng ojek tradisional, kita di Bone ada ratusan ojek tradisional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone A Asman Sulaiman menuturkan, kehadiran TTIC Bone untuk menyediakan setidaknya lima macam bahan pokok strategis.
Ia menjelaskan, pihaknya menggandeng Gojek untuk memudahkan petani dalam distribusi hasil tani mereka.
“Adanya pasokan di Toko Tani ini akan membantu petani tingkat bawah. Terlalu banyak keuntungan di tingkat atas, misalnya dijual Rp 35 ribu tingkat petani tetapi dijual di kota hingga Rp 75 ribu,” ungkapnya.
Comment